BREAKING NEWS
 

Untuk Meminimalisir Banjir, Stop Buang Sampah Ke Sungai Dan Got!

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Kamis, 20 November 2025 06:25 WIB
Banjir di Kemang Utara, Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2025). (Foto: Imam Kurniawan/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya meminimalisir banjir di Jakarta perlu terus dilakukan. Bukan cuma oleh Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (Pemprov DKI) Jakarta. Tapi masyarakat juga harus ikut berperan. Salah satu caranya, jangan membuang sampah sembarangan seperti ke sungai dan got.

Perempuan yang memakai helm berkelir hitam itu sempat bimbang, apakah akan meneruskan laju motor matic besarnya menerobos banjir, ataukah putar balik? 

Sekitar 60 detik kemudian, penunggang roda dua itu mengambil keputusan, putar balik. Keputusan yang tepat. Karena, sejumlah motor di depan wanita itu, mogok lantaran nekat menerobos banjir. 

Baca juga : Dari Google Cloud-Petral, KPK Dan Kejagung Saling Limpahkan Kasus Korupsi

Cerita itu disampaikan videografer Rakyat Merdeka dari Jalan Kemang Utara Sembilan, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2025) sore, setelah hujan deras yang mengguyur Jakarta, reda. 

Titik terdalam banjir di ruas jalan ini, sekitar 60 centimeter (cm). Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Mampang Prapatan menuju Kemang atau sebaliknya, macet parah. Bahkan, sempat lumpuh total. 

Hujan yang mengguyur sejak pagi hingga malam hari itu, menyebabkan sejumlah wilayah di Jakarta kebanjiran. Bukan cuma di Jalan Kemang Utara Sembilan. 

Baca juga : Skandal Naturalisasi Malaysia Rusak Sepak Bola

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada pukul 18.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), tercatat 42 RT (Rukun Tetangga) di Jakarta terendam banjir. 

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Mohamad Yohan menjelaskan, intensitas hujan turut menyebabkan kenaikan sejumlah pintu air. Antara lain Pos Sunter Hulu yang sempat berada pada status Siaga 2, Pos Angke Hulu dan Pintu Air Karet sempat berada pada status Waspada/Siaga 3 pada pukul 14.00 WIB. 

Untuk mengatasi genangan, BPBD DKI mengerahkan personel guna memonitor kondisi di setiap wilayah. Mereka juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI untuk melakukan penyedotan, memastikan tali-tali air berfungsi, dengan target genangan dapat surut secepatnya. 

Baca juga : Putri Tampil Rileks, Jonatan Main Jelek

“BPBD DKI mengimbau masyarakat agar tetap waspada,” kata Yohan. 

Adsense

Melihat data BPBD itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Wibi Andrino menyatakan, Jakarta masih sulit mencapai kondisi ideal, 100 persen bebas banjir. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense