BREAKING NEWS
 

Pramono Pastikan Tidak Memangkas Anggaran Pengendalian Banjir Di Jakarta

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Rabu, 21 Januari 2026 13:24 WIB
Suasana pemukiman di Sungai Ciliwung Jakarta. (Foto: Rizki Syahputra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak melakukan pengurangan anggaran program pengendalian banjir terlebih dalam menghadapi cuaca ekstrem. 

Anggaran tersebut mencakup normalisasi sungai, pengerukan, hingga pengadaan dan pengoperasian pompa air guna mengantisipasi banjir di ibu kota.

“Saya men-stressing bahwa tidak ada pengurangan. Karena bagaimanapun Jakarta dalam hal penanganan, untuk menangani cuaca buruk ini, harus dipersiapkan secara baik,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/1/2026). 

Ia menjelaskan bahwa upaya penanganan cuaca ekstrem dilakukan secara menyeluruh, mulai dari normalisasi sungai hingga penguatan infrastruktur pengendalian banjir. 

Baca juga : Gubernur Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan Sekolah Online Saat Banjir

“Jadi hal yang berkaitan dengan penekanan cuaca buruk dan juga normalisasi sungai, apakah itu Ciliwung atau Krukut, dan juga pembelian beberapa pompa-pompa baru,” jelas Pramono.

Selain itu, Pramono mengungkapkan bahwa untuk pertama kalinya Pemprov DKI Jakarta menyiapkan anggaran operasi modifikasi cuaca hingga satu bulan penuh. 

Adsense

“baru kali ini sebenarnya hal yang berkaitan dengan modifikasi cuaca, operasi modifikasi cuaca itu anggarannya dipersiapkan sampai dengan satu bulan penuh,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini operasi modifikasi cuaca biasanya hanya dilakukan dalam waktu singkat. Namun, kondisi cuaca yang tidak menentu mendorong pemerintah mengambil langkah yang lebih serius dan berjangka panjang.

Baca juga : KPK Tetapkan Wali Kota Madiun Tersangka Kasus Pemerasan dan Gratifikasi

“Hampir semua sepanjang Pantai Utara Jawa ini kan hari ini juga masih kebanjiran semua,” ucapnya.

Ia menilai cepatnya genangan surut di Jakarta tidak terlepas dari kapasitas pompa air yang memadai dan berfungsi optimal saat hujan deras.

“Walaupun, kalau kemudian curah hujannya rata-rata seperti hari Sabtu-Minggu di atas 250, itu pasti akan terjadi genangan banjir di mana-mana,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo memastikan jajarannya tetap bersiaga di lapangan saat terjadi banjir atau genangan. Dishub DKI akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk mencegah kendaraan terjebak di ruas jalan tergenang.

Baca juga : Sambut Putaran 2, Persik Kediri Datangkan 5 Pemain Baru

"Petugas akan mengecek ketinggian air dan melakukan pengalihan arus. Untuk kendaraan roda dua yang terjebak, kami siapkan mobil derek dan truk Dishub," imbuh Syafrin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense