Sebelumnya
Lebih lanjut, Yuke mendorong evaluasi Peraturan Gubernur Nomor 77 Tahun 2020, serta penegakan sanksi dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Sampah, agar memberikan efek jera dan meningkatkan kepatuhan masyarakat. “Sanksinya harus lebih ditegakkan,” tegasnya, Minggu (25/1/2026).
Tapi, lanjut Yuke, edukasi kepada masyarakat, merupakan kunci utama dalam menekan timbulan sampah. Sekaligus, membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya.
“Untuk itu, bank sampah dan komunitas yang aktif mengelola sampah, perlu didukung dan diapresiasi, agar menjadi contoh bagi masyarakat,” sarannya.
Pengerukan Kali Sepak
Baca juga : Leeds Vs Arsenal, Neraka Di Elland Road
Gubernur Pram meninjau pengerukan Kali Sepak, sebagai bagian dari upaya Pemprov DKI meminimalisir banjir, khususnya di Jakbar.
“Saat ini kita berada di Kali Sepak, Kembangan, Jakarta Barat. Kali ini menuju Cengkareng Drain,” kata Pram Senin (26/1/2026).
Kunjungan tersebut untuk memastikan kesiapan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI dalam menjalankan program pengerukan sungai, di titik-titik strategis yang menjadi jalur air lintas wilayah.
Baca juga : Thailand Masters 2026, Indonesia Kunci Dua Tiket Final
Pram menjelaskan, Kali Sepak merupakan salah satu muara penting dalam sistem pengendalian banjir di Jakarta, yang dikeruk secara rutin. Bukan cuma saat musim banjir.
“Ini merupakan muara lintas provinsi. Muara utama, selain Kali Pesanggrahan, Mookervart, Angke, dan sebagainya,” jelas mantan Sekretaris Kabinet ini.
Dalam kesempatan tersebut, Pram menjelaskan bahwa Pemprov DKI saat ini mengerahkan ratusan alat berat untuk mempercepat proses pengerukan di lima wilayah administrasi.
Baca juga : Siapa Ketua Dewan Pembina PSI, Jokowi Atau Jeffrie Geovanie?
“Ada 200 ekskavator di lima wilayah. Di sini ada tiga. Mudah-mudahan tindakan preventif ini bisa mengurangi dampak banjir di Jakarta,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Ika Agustin menjelaskan, hasil pengerukan dari seluruh Jakarta, memiliki lokasi pembuangan yang telah ditentukan Pemerintah. “Seluruh pengerukan di lima wilayah Jakarta akan dibuang di dumping site kami di Ancol,” kata Ika. [RAA/DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.