BREAKING NEWS
 

YE Live in Jakarta 2026 Perkuat Sektor Pariwisata Hingga Ekonomi Kreatif

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 15 September 2026 19:16 WIB
konferensi pers YE Live in Jakarta 2026 di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (15/9/2026). (Foto: Dede Iswadi Idris/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gelaran YE Live in Jakarta 2026 pada 24 Oktober di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dipastikan bukan sekadar konser musik.

Kehadiran ikon musik dan budaya pop dunia Kanye West ini diproyeksi menjadi penggerak sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global dan pusat penyelenggaraan event internasional.

Konser ini menjadi momen istimewa karena Jakarta dipilih sebagai satu-satunya kota di kawasan Asia Tenggara dan Oseania dalam rangkaian tur YE tahun ini.

Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja mengatakan, konser berskala global tersebut berpotensi mendatangkan ribuan wisatawan mancanegara ke Jakarta.

“Dalam 24 jam pertama, sebanyak 52,8 persen pembelian tiket berasal dari penggemar di 73 negara. Lebih dari 15 ribu wisatawan mancanegara diperkirakan datang ke Jakarta dan jumlahnya terus bertambah,” ujar Karen saat konferensi pers di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Baca juga : Bali Tourism Awards 2026 Apresiasi 38 Pelaku Pariwisata

Menurut dia, para pengunjung tidak hanya datang untuk menyaksikan konser. Kehadiran mereka akan menggerakkan berbagai sektor ekonomi, mulai dari hotel, transportasi, kuliner, pusat perbelanjaan hingga destinasi wisata lain di Indonesia.

“Mereka membutuhkan akomodasi, transportasi, menikmati kuliner, berbelanja, bahkan melanjutkan perjalanan ke Bali, Yogyakarta, Solo dan kota lainnya. Di situlah potensi music tourism terlihat, ketika musik menjadi alasan orang datang dan ikut menggerakkan ekonomi lokal," katanya. 

Karen menilai, antusiasme penggemar internasional menunjukkan Jakarta memiliki daya tarik, infrastruktur dan kesiapan sebagai destinasi event kelas dunia.

President Director Raw Vision Collective Dewi Gontha menambahkan, penyelenggaraan konser ini juga membuka peluang besar bagi industri kreatif nasional.

Adsense

Mulai dari vendor produksi, tenaga teknis, talent handler, sektor kebersihan, keamanan hingga pelaku usaha makanan dan minuman.

Baca juga : Pariwisata Dinilai Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

“Kalau konser ini berjalan lancar, Indonesia akan kembali masuk dalam peta dunia sebagai negara yang mampu menyelenggarakan pertunjukan berskala besar dengan standar internasional,” kata Dewi.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemprov DKI akan memberikan dukungan penuh, termasuk pengaturan transportasi dan koordinasi lintas instansi agar acara berjalan aman dan nyaman.

“Ini kesempatan Jakarta untuk menjual dirinya sebagai kota global. Kami membuka diri dan memberikan dukungan penuh bagi event internasional karena berdampak pada pariwisata dan ekonomi,” ujar Pramono.

Dia menyebut, kinerja ekonomi Jakarta saat ini terus tumbuh. Pada triwulan terbaru, ekonomi Jakarta tumbuh 5,52 persen, dengan kontribusi sekitar 16,15 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Pramono juga mengungkapkan, sepanjang semester pertama 2026, Jakarta telah dikunjungi 8,82 juta wisatawan nusantara dan 1,4 juta wisatawan mancanegara, meningkat 8,17 persen dibandingkan tahun lalu.

Baca juga : Edhie Baskoro: Kreativitas Anak Muda Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Indonesia

Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan, konser musik internasional memiliki dampak ekonomi yang jauh melampaui pertunjukan itu sendiri.

“Dampak ekonomi terlihat dari penjualan tiket, penyewaan sarana, aktivitas vendor, industri kuliner hingga penciptaan lapangan kerja,” ujar Widiyanti.

Dia mengungkapkan, dukungan Kementerian Pariwisata terhadap berbagai event sepanjang Januari-Juli 2026 telah melibatkan lebih dari 6,47 juta pengunjung, 11 ribu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta 184 ribu pekerja seni dan komunitas, dengan estimasi perputaran uang mencapai Rp 1,09 triliun.

Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi lintas sektor, YE Live in Jakarta 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman sekali seumur hidup bagi para penggemar, tetapi juga menjadi bukti bahwa Jakarta dan Indonesia mampu menjadi tuan rumah pertunjukan kelas dunia yang memberi manfaat nyata bagi pariwisata dan perekonomian nasional. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense