BREAKING NEWS
 

Kebakaran Pasar Serdang, Perumda Pasar Jaya Dorong Percepatan Revitalisasi

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : FAQIH MUBAROK
Rabu, 30 September 2026 13:22 WIB
Pasar Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu (27/9/2026) malam. Foto: Fatimah Az Zahra/RM.id

RM.id  Rakyat Merdeka - Kebakaran terjadi di dua unit kios di Pasar Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu (27/9/2026) malam. Api berhasil dipadamkan dengan cepat setelah petugas keamanan bersama pedagang menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Manager Komunikasi Korporasi dan Protokoler Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, mengatakan insiden kebakaran tersebut menjadi perhatian serius. Menurutnya, kejadian ini sekaligus memperkuat urgensi rencana revitalisasi Pasar Serdang.

"Peristiwa ini semakin memperkuat urgensi rencana revitalisasi menyeluruh guna menghadirkan infrastruktur pasar yang lebih aman, modern, dan layak bagi seluruh pihak," kata Topik melalui keterangannya di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Berdasarkan laporan resmi Perumda Pasar Jaya kepada Polsek Kemayoran melalui surat Nomor 4090/1.824.554.2/2026 tertanggal 28 September 2026, kebakaran diketahui sekitar pukul 21.35 WIB.

Baca juga : IFMAC WOODMAC 2026 Resmi Dibuka Di JIEXPO Kemayoran

Saat kejadian, anggota keamanan sedang melakukan patroli rutin di area Pasar Serdang. Ketika patroli berlangsung, petugas mendengar teriakan pedagang yang memberitahukan adanya kepulan api dari salah satu kios.

"Bersama para pedagang, mereka melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.01WIB. Sebanyak lima tabung APAR digunakan dalam proses pemadaman tersebut," terangnya.

Peristiwa kebakaran tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Adsense

Pihak kepolisian sebelumnya juga telah melakukan pengecekan lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka akibat kebakaran tersebut.

Pasar Serdang telah beroperasi sejak 1976. Pada awalnya, pasar tersebut merupakan pasar Inpres yang digunakan untuk relokasi pedagang kaki lima dari kawasan Jalan Bendungan Jago.

Baca juga : Tertibkan Perdagangan Di Pinggir & Badan Jalan

Saat ini, Pasar Serdang berdiri di atas lahan seluas 5.482 meter persegi. Luas bangunannya sekitar 4.195 meter persegi, sedangkan area pelataran parkir memiliki luas sekitar 250 meter persegi.

Dari sisi utilitas, Pasar Serdang memiliki daya listrik PLN sebesar 35.000 VA. Pasar tersebut juga menjadi tempat aktivitas ratusan pedagang. Jumlah tempat usaha aktif tercatat mencapai 671 unit, yang terdiri dari 170 kios, 46 counter, 48 los, dan 407 tenda.

Selain kondisi infrastruktur, masa hak pemakaian bangunan di Pasar Serdang disebut telah berakhir sejak 2015.

"Kondisi infrastruktur pasar membutuhkan pembaruan dan penataan agar lebih sesuai dengan kebutuhan aktivitas perdagangan saat ini," terang dia.

Rencana revitalisasi diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk menghadirkan fasilitas pasar yang lebih aman, tertata, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di dalamnya.

Baca juga : Persija Alihkan Fokus ke Persiapan Musim 2026/2027

"Proses perencanaan revitalisasi akan terus dikomunikasikan secara transparan bersama para pedagang guna melindungi hak-hak pedagang aktif," ujar Topik.

Melalui revitalisasi tersebut, Pasar Serdang ditargetkan dapat menjadi pusat perekonomian rakyat yang lebih representatif. Pembaruan infrastruktur juga diharapkan dapat mendukung aktivitas perdagangan yang lebih aman dan modern.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense