BREAKING NEWS
 

Yayasan Al Qohhar Dampingi 1.232 Anak Yatim dan Yatim Piatu

Reporter & Editor :
FAZRY
Rabu, 7 Oktober 2026 14:20 WIB
Yayasan Al Qohhar mendampingi 1.232 anak yatim dan yatim piatu melalui santunan, pendidikan, kesehatan, dan pembinaan sejak 2003.

RM.id  Rakyat Merdeka - Yayasan Al Qohhar terus mendampingi 1.232 anak yatim dan yatim piatu melalui program santunan, pendidikan, kesehatan, dan pembinaan.

Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui pemberian bantuan bulanan. Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan rutin bulanan sekaligus penyerahan santunan kepada anak binaan di Masjid Al Qohhar, Sawangan, Depok, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan dihadiri Pembina Yayasan Al Qohhar H. Robert Nitiyudo Wachjo beserta keluarga, Ketua Yayasan Al Qohhar Kartono Warigogung, pengurus yayasan, tokoh masyarakat, dan undangan.

Pertemuan tersebut diikuti sekitar 865 anak yatim dan 367 yatim piatu binaan. Selain penyerahan santunan, kegiatan diisi tausiah, silaturahmi, serta arena bermain dan hiburan bagi anak-anak.

Dalam tausiahnya, H. Robert berpesan agar anak-anak senantiasa berdzikir dan bersyukur kepada Allah SWT. Menurut dia, dzikir dan syukur menjadi kunci keberkahan hidup sebagai hamba Allah.

"Perhatian kepada anak-anak ini adalah bentuk kecintaan dan upaya meneruskan amanat guru kami," ujar H. Robert.

Baca juga : McDonalds Indonesia Gelar Kampanye Kemanusiaan Di Bulan Ramadan

Pendampingan yayasan juga mencakup layanan kesehatan. Salah satunya Wildan, anak binaan yang hampir kehilangan penglihatan akibat gangguan penglihatan, diberangkatkan untuk menjalani pengobatan di Singapura hingga dapat melihat kembali.

Yayasan juga mendampingi anak binaan yang mengidap kanker darah dan sempat mengalami kelumpuhan. Kondisinya kini berangsur membaik hingga dapat berjalan kembali.

Untuk mendukung layanan kesehatan, Yayasan Al Qohhar menyiapkan dokter berpengalaman, klinik dokter umum dan dokter gigi, kunjungan rutin psikolog dan tenaga medis, serta akses ke rumah sakit spesialis.

H. Robert juga merencanakan pembangunan rumah sakit untuk meningkatkan efisiensi penanganan kesehatan anak binaan.

Ketua Yayasan Al Qohhar Kartono Warigogung mengatakan, pendampingan anak yatim dan yatim piatu tidak berhenti pada pemberian santunan.

Adsense

"Dari awal amanatnya memang untuk mengurus anak yatim dan yatim piatu. Jadi bukan hanya soal memberikan santunan. Anak-anak ini punya banyak kebutuhan. Pendidikan, kesehatan, makanan, tempat tinggal, semuanya harus diperhatikan," kata Kartono.

Baca juga : BTN Gelar Khitanan Massal Dan Santunan Yatim Piatu Dan Kaum Dhuafa

Yayasan Al Qohhar resmi berdiri pada 9 Juli 2003. Lembaga tersebut bermula dari majelis taklim.

Setelah guru H. Robert wafat, amanat untuk mengurus anak yatim dan lansia terus dijalankan. Selama 23 tahun, yayasan berkembang menjadi lembaga yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, dan keagamaan.

Saat ini, yayasan mendampingi lebih dari 1.232 anak binaan. Di bidang pendidikan, bantuan yang diberikan meliputi beasiswa, kebutuhan sekolah, renovasi rumah, hingga fasilitas pendukung seperti laptop, telepon seluler, sepeda listrik, dan sepeda motor sesuai kebutuhan.

Yayasan juga memberikan pembinaan bakat melalui les bahasa Inggris, jujutsu, dan renang. Selain itu, yayasan menjalin kerja sama dengan Universitas Binawan dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Lampung.

Bagi anak binaan, dukungan tersebut turut memberikan dampak dalam kehidupan sehari-hari.

Anaya Syakira Abimanyu (12), siswi SMP Dharma Karya UT Pamulang yang menjadi binaan sejak 2024, mengaku merasakan sosok ayah pada diri H. Robert.

Baca juga : Tebar Berkah Ramadan 1445 H, Bank Mandiri Santuni Yatim Dan Duafa Di Wilayah Jakarta Barat, Utara, Banten Dan Cilegon

"Ayah Robert sangat baik dan benar-benar menjadi sosok ayah bagi kami. Banyak mengajarkan hal-hal positif dan selalu support untuk kehidupan sehari-hari, HP, laptop, sepeda listrik, kasur, bahkan les bahasa Inggris di EF," ujar Anaya.

Zahra (16), siswi SMAN 10 Depok, dan Mitsuhana Kazuko Minakoshi, siswi SMA Alhasra yang menjadi binaan sejak 2022, juga merasakan dukungan serupa.

Santunan bulanan dan bantuan sepeda motor dinilai membantu aktivitas sekolah. Mitsuhana kini bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan dukungan yayasan.

"Pak Haji ingin anak-anak ini mendapatkan apa yang memang mereka butuhkan. Kalau ada yang sekolah, kita pikirkan sekolahnya. Kalau ada yang sakit, kita pikirkan pengobatannya," tutup Kartono.

Selain mendampingi anak yatim dan yatim piatu, Yayasan Al Qohhar juga rutin menyalurkan bantuan sembako kepada lansia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense