BREAKING NEWS
 

DKI Jakarta dan Bekasi Sepakat Lanjutkan Kerja Sama Sampah Bantargebang

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 27 Oktober 2026 17:22 WIB
(Dari Kiri) Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wali Kota Bekasi, Jawa Barat, Tri Adhianto. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi resmi memperpanjang kerja sama pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di Balai Kota Jakarta, Senin (26/10/2026).

Gubernur Pramono Anung mengungkapkan bahwa proses pembahasan perpanjangan kerja sama ini berjalan mulus, lancar, dan selesai tepat waktu tanpa kendala berarti.

"Alhamdulillah pembahasannya berjalan dengan baik, enggak ada drama-dramaan dan selesai pada waktunya, dan hari ini kita tanda tangani. Mudah-mudahan ini merupakan awal yang baik kerja sama antara Pemerintah DKI Jakarta bersama dengan Kota Bekasi," ujar Pramono.

Baca juga : Gubernur Pramono Berkelakar Ingin Bangun Halte Transjabodetabek di Bekasi

Ia juga menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk menepati seluruh kewajiban dan kesepakatan yang telah dituangkan dalam perjanjian tersebut.

Senada dengan Pramono, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyambut baik kesepakatan ini. Ia menilai kerja sama tersebut mencerminkan kesepahaman kuat antar-daerah dalam memandang sampah sebagai tantangan bersama yang harus diselesaikan secara kolaboratif.

Adsense

Rencana Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Baca juga : Bun Joi Phiau: Harus Gerak Cepat, Jangan Tunggu Pusat

Selain memperpanjang masa pengelolaan TPST Bantargebang, kedua kepala daerah turut memaparkan rencana strategis jangka panjang berupa pembangunan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Proyek ini dinilai penting guna mengintegrasikan pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dengan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sumur Batu.

Pramono menyebutkan, khusus untuk wilayah Jakarta, rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern tersebut kini tengah memasuki tahap finalisasi bersama Danantara.

Sementara itu, Tri Adhianto menyoroti pentingnya penanganan timbunan sampah eksisting yang sudah menumpuk di kawasan Bantargebang. Berdasarkan estimasinya, volume timbunan sampah di Jakarta mencapai sekitar 80 juta ton, sementara di Bekasi berkisar di angka 25 juta ton.

Baca juga : Subsidi Transportasi Publik untuk Pejuang Kerja di Jakarta

Mengingat batas wilayah administratif yang kian lebur dalam hamparan kawasan sampah, Tri menekankan bahwa penanganannya sudah tidak bisa dilakukan secara parsial.

"Kalau sekarang lihat dari hamparannya sudah enggak ada lagi beda administratif, mana yang punya DKI, mana yang punya Bekasi, mana yang punya Kabupaten, sudah nyampur sampahnya. Oleh karena itu, momentumnya kita selesaikan secara bersama-sama," pungkas Tri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense