BREAKING NEWS
 

Prediksi Badai Besar 28 Desember, Alhamdulillah Meleset

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : UJANG SUNDA
Kamis, 29 Desember 2022 07:50 WIB
Ilustrasi Cuaca ekstrem. (Foto: Ilustrasi)

 Sebelumnya 
Menanggapi kehebohan ini, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati buru-buru menyampaikan keterangan pers. Kata dia, dari analisanya, tak ada badai dahsyat di 28 Desember itu. Yang ada adalah cuaca ekstrim yang mirip pada penghujung 2019. Cuaca ekstrim saat itu menyebabkan Jakarta terendam banjir.

"Poin yang perlu kami sampaikan justru salah satu alasan kenapa kami gencarkan informasi dan konferensi pers ini dikhawatirkan dapat terjadi seperti itu, semoga tidak," kata Dwikorita, saat konferensi pers secara daring, kemarin.

Baca juga : Jadwal SIM Keliling Depok 29 Desember, Hadir Di 2 Lokasi

Dwikorita menambahkan, pada 2019, kondisi memburuk karena munculnya fenomena La Nina sehingga curah hujan semakin meningkat sampai dengan cakupan 70 persen. Sementara, saat ini, fenomena La Nina rendah. "Namun, akan lebih baik kita waspada, siaga, meskipun La Nina-nya melemah," ucap Dwikorita.

Menanggapi perbedaan prediksi soal cuaca ekstrim ini, Presiden Jokowi sampai ikut memberi keterangan. Kepala Negara menyerahkan urusan tersebut kepada BMKG. "Ikuti semua informasi dan ikuti semua yang disampaikan oleh BMKG," kata Jokowi, di Istana Negara, Jakarta, kemarin.

Baca juga : Jadwal SIM Keliling Bogor 29 Desember, Hadir Di Mall Boxies Tajur

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad ikut menyoroti perbedaan informasi soal cuaca ekstrem dari dua lembaga ini. Kata dia, usai reses nanti, DPR akan memanggil BMKG dan BRIN. Tujuannya, agar kedua lembaga ini bisa menyinkronkan data sebelum menyampaikan informasi ke publik.

"Jadi, masyarakat yang waswas karena cuaca, tidak tambah waswas karena pernyataan yang mirip, tetapi agak berbeda," kata Dasco, di Jakarta, kemarin. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense