RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), Silfester Matutina mengungkap isi pertemuan dengan Presiden Jokowi saat berjumpa di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (30/7/2024) lalu.
Pada pertemuan ini, Silfester juga ditemani Ketua Umum Jaringan Pendamping Kebijakan Pemerintah (JPKP), Samuel Sueken.
Kepada Silfester, Presiden optimistis Upacara HUT RI ke-79 yang rencananya digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan berjalan dengan lancar dan sukses. Presiden juga akan melanjutkan pembangunan IKN.
"Presiden mengundang kami berdua makan siang bersama sebagai perwakilan dari masyarakat agar bisa mendapat info terkini mengenai pembangunan IKN, dan persiapan pelaksanaan upacara bendera 17 Agustus 2024 yang direncanakan berlangung di IKN," kata Silfester menirukan ucapan Presiden, dalam keterangannya, Minggu (4/8/2024).
Baca juga : Rapat Kerja IMA Sumsel Hasilkan Berbagai Usulan Pembangunan Daerah
Dalam kesempatan ini, Presiden juga meminta Silfester dan Samuel untuk berkunjung ke IKN agar bisa melihat langsung perkembangan pembangunan di IKN agar bisa memberikan informasi yang akurat dan benar kepada masyarakat.
"Juga nantinya secara bergiliran Presiden akan mengundang semua unsur masyarakat lokal dan dari seluruh Indonesia melihat langsung kemajuan proyek IKN," ucap mantan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming itu.
Presiden, tambahnya, juga menanyakan kepada keduanya mengenai tanggapan masyarakat mengenai IKN, program makan bergizi gratis termasuk permasalahan hukum dan ketidakadilan yang menimpa masyarakat.
"Selain itu saya juga melaporkan kegiatan kerja sama organisasi relawan Solmet dengan pihak perusahaan Malaysia dan Arab Saudi mengenai pengoperasian Pre Clearence Fast Track untuk jemaah umroh, serta pembuatan aplikasi dan sistem perlindungan terhadap Pekerja Migrain Indonesia di luar negeri," terang Silfester.
Baca juga : Kolaborasi GandengTangan dan Finku Sediakan Layanan Pinjaman Hingga QRIS
Akhir cerita bertemu Jokowi saat makan siang, keduanya kemudian meluncur ke IKN. Hanya dalam waktu 2 jam melewati jalan yang mulus, mereka tiba di IKN dan langsung ngopi di Kantin Mess Hunian Pekerja Konstruksi (HPK).
"Ada 17 tower HPK yang menampung 17.000 tenaga kerja konstruksi. Fasilitas di HPK cukup lengkap dan nyaman dengan tempat tidur pakai AC atau kipas angin. Toilet yang bersih disertai kantin luas yang menyediakan segala makanan dan minuman yang komplit," papar dia.
"Serta tersedia ATM. Sedangkan 10.000 tenaga kerja konstruksi lainnya tinggal di rumah-rumah masyarakat di luar IKN. Jadi, sebenarnya air dan listrik sudah tersedia di IKN sejak 17 tower HPK selesai pembangunan di akhir Januari 2023," lanjutnya.
Menurutnya, air dan listrik sudah masuk sejak akhir Juli. Bahkan, fasilitas IKN sudah tahap finishing 90 sampai 100 persen.
Baca juga : Sosialisasi 4 Pilar ke KAHMI, Ketua MPR Dorong Peningkatan Pembangunan Desa
"Air minum bisa diminum tanpa dimasak termasuk untuk lapangan upacara 17 Agustus-an sudah terpasang tenda, tiang bendera, podium, layar lebar, termasuk jalan akses seputaran Istana Presiden, Istana Garuda, dan lapangan upacara sudah di aspal (Sumbu Kebangsaan)," pungkas dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.