RM.id Rakyat Merdeka - Koperasi Serba Usaha Iska Bekai, sejak akhir Juli 2024, telah memulai pembangunan kebun sawit masyarakat di Kampung Salam Epe, Nakias, Tage Epe, dan Ihalik, Distrik Ngguti, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Sebagai bagian dari pengembangan kebun sawit berbasis masyarakat, tahap awal dimulai dengan pembangunan jalan penghubung yang akan menghubungkan area kebun sawit dengan kampung-kampung di sekitarnya.
Dukungan pun terus berdatangan, termasuk dari ketua adat kampung-kampung di Distrik Okaba yang berbatasan langsung dengan Distrik Ngguti.
Baca juga : Permudah Diaspora, BNI dan Kemlu Kolaborasikan Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri
"Pengurus Koperasi Iska Bekai telah melakukan sosialisasi dan meminta persetujuan kepada para kepala adat dan tokoh masyarakat sekitar kebun, termasuk Distrik Okaba, dan kami bersyukur mereka telah memberikan dukungan penuh," ujar Abraham E Yolmen, Ketua Koperasi Iska Bekai.
Abraham menjelaskan, proyek ini telah mendapatkan dukungan dari Bupati Merauke serta 17 marga termasuk para ketua adat dan tokoh masyarakat sekitar lokasi di Distrik Ngguti, juga dukungan ketua adat dan tokoh adat Malim di Distrik Okaba.
"Kami para ketua adat dan tokoh masyarakat mendukung sepenuhnya pembangunan kebun sawit masyarakat yang berada di area milik Koperasi Iska Bekai sesuai dengan HGU. Kami berharap masyarakat adat dapat merasakan manfaat dari kebun sawit tersebut," kata Kristianus K Nasemhe, Ketua Adat Imo.
Baca juga : Penguatan Literasi Bentengi Masyarakat dari Judi Online
Hal ini juga disepakati oleh Pembina adat Bartolumeus K. Mahuse serta tokoh-tokoh adat lainnya, seperti Yosep M. Samkakai, Lodefikus U. Samkakai, Paulus Y. Samkakai, Engel J. Kaizei, dan Ketua Adat Thomas Samkakai.
Mereka juga memahami bahwa pembangunan lahan kebun masyarakat oleh koperasi guna meningkatkan kesejahteraan marga-marga dan masyarakat setempat. Koperasi Iska Bekai didirikan dengan tujuan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat adat dan komunitas lokal di Papua.
“Kami memohon agar semua pemangku kepentingan, terus mendukung kegiatan koperasi Iska Bekai, sehingga pembangunan sawit bisa berjalan lancar dan mensejahterakan masyarakat," ujar Abraham.
Baca juga : Jelang Muktamar PKB, Cak Imin Digelari Tokoh Toleransi Dari 6 Pemuka Adat Bali
"Koperasi Iska Bekai berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan sosial dan ekonomi bagi komunitas adat Papua serta membangun kemitraan yang saling menguntungkan antara masyarakat dan pelaku usaha," pungkas Abraham.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.