BREAKING NEWS
 

LSI Denny JA: Usai Dilantik, Prabowo Ada Di Puncak Popularitas

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Selasa, 22 Oktober 2024 22:35 WIB
Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa Ardian, saat memaparkan hasil survei LSI Denny JA di Jakarta, Selasa (22/10/2024). Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
Mengapa pesona Prabowo makin kuat dan disukai? Alasan pertama, karena karakter Prabowo dikenal sebagai tipe coalition builder, mengajak semua pihak untuk bersatu.

Prabowo juga menerapkan prinsip satu musuh terlalu banyak, 1000 (seribu) kawan terlalu sedikit. Sikap ini terbukti membantu mengubah image Prabowo, dan meningkatkan kesukaan pemilih.

"Karakter personal Prabowo yang merangkul banyak pihak disenangi oleh mayoritas publik yang mengutamakan kebersamaan dan kerukunan," tuturnya.

Baca juga : Naik Maung Bareng Usai Sertijab, Prabowo Dan Sjafrie Disambut Antusias Warga

Diingatkan Ardian, setiap pemimpin di awal Pemerintahannya selalu berada di fase bulan madu dengan rakyatnya. Masa awal Pemerintahan hingga 100 hari selalu ada bonus kecintaan dan ekspektasi menjulang tinggi.

"Ujian dan tantangannya pun makin besar. Masa hidup era bulan madu, cepat atau lambatnya fase ini akan tergantung pada impresi personal dan performa kebijakan dalam 100 hari atau 1 tahun pertama," ujarnya.

Lalu apa tantangan bagi Prabowo? Ada dua isu mendasar yang bagi publik masih menjadi rapor merah Pemerintahan. Pertama adalah lapangan pekerjaan.

Baca juga : Prabowo Di Istana, Gibran Blusukan

Survei menunjukkan, sebesar 65 persen masyarakat menyatakan lapangan kerja saat ini lebih sulit dibandingkan kondisi tahun sebelumnya. Kedua, mayoritas publik (64 persen) menilai saat ini mereka lebih sulit memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Selain dua isu besar itu, turunnya indeks demokrasi Indonesia juga perlu dibenahi. Juga stagnannya penanganan korupsi. Ini juga jadi tantangan Prabowo-Gibran menurunkan praktik korupsi dalam penyelenggaraan Pemerintahan.

"Jika Prabowo mampu menjawab tantangan tersebut, maka akan semakin tinggi tingkat kesukaan masyarakat, yang berujung terhadap approval rating Prabowo yang tinggi. Jika tantangan tersebut tidak terkelola dengan baik, maka masa “bulan madu akan segera berakhir," pesannya.

Baca juga : Ahmad Ali Hadiri Pelantikan Prabowo- Gibran di Jakarta, Dipercaya Bangun Sulteng

LSI Denny JA melakukan survei nasional pada tanggal 26 September-03 Oktober 2024 di semua provinsi di Indonesia, dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terhadap 1.200 responden. Margin of error (MoE) survei ini sebesar +/- 2,9 persen.

Selain survei, LSI Denny JA juga menggunakan riset kualitatif berupa indepth interview, FGD, dan analisis media untuk memperkuat analisa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense