BREAKING NEWS
 

Kolaborasi GAIN, Bapanas, Kemenkes, Dorong Peningkatan Gizi Anak Sekolah

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Rabu, 6 November 2024 18:26 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Bali terpilih sebagai lokasi uji coba penyelamatan pangan, sebuah langkah konkret dalam mengatasi ketahanan pangan dan gizi di Indonesia, sekaligus mengurangi pemborosan pangan.

Uji coba ini diinisiasi Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Pusat Inovasi Kesehatan (PIKAT), dan Scholars of Sustenance Indonesia (SOS) Bali.

Inisiatif ini diharapkan dapat menemukan mekanisme yang efektif dalam meningkatkan efisiensi pemanfaatan pangan sekaligus mendukung peningkatan gizi masyarakat, khususnya untuk anak-anak sekolah.

Peluncuran ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, Nita Yulianis, yang membuka acara resmi.

Hadir pula perwakilan dari Direktorat Gizi KIA Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, GAIN, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari Provinsi Bali, Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Karangasem, termasuk Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

Baca juga : Prabowo Colek Bahlil Dan HIPMI Untuk Galang Dukungan Pakaian Anak Sekolah

Dukungan terhadap pilot project ini juga datang dari sektor swasta, seperti hotel, restoran, ritel, dan agroindustri, serta akademisi Universitas Udayana dan Poltekkes Kemenkes Denpasar.

Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional Nita Yulianis mengatakan, bahwa sekitar 40 persen sampah di tempat pembuangan akhir adalah sampah organik yang berasal dari pemborosan pangan.

Uji coba sangat diapresiasi untuk dapat mewujudkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan pangan yang lebih efisien.

Adsense

Ketua Pusat Inovasi Kesehatan, Pande Putu Januraga  menyampaikan, bahwa pendekatan riset dalam konteks ini masih tergolong baru dan penting untuk dikembangkan.

Riset dalam program ini bertujuan mengidentifikasi titik kritis pada proses pengumpulan, pengolahan, dan distribusi surplus pangan.

Baca juga : Kolaborasi BRI Dan Ombudsman RI Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

"Melalui pemetaan ini, kami berharap dapat menyusun rekomendasi yang lebih baik terkait kualitas pangan dan regulasi pendukung. Pendekatan ini unik karena menekankan penelitian komprehensif untuk mengevaluasi setiap tahap agar hasilnya lebih tepat sasaran," ujar Pande dalam keterangannya, Rabu (6/11/2024).

Pande juga mengapresiasi dukungan dari GAIN Indonesia, Bapanas, Kemenkes, dan OPD Bali dalam mewujudkan model redistribusi pangan yang efektif.

Kolaborasi Lintas Sektor menjadi Inti dari Uji Coba Pneyelamatan Pangan Inisiatif penyelamatan pangan diharapkan dapat memperkuat jaringan distribusi pangan lokal melalui kemitraan pemerintah, komunitas, dan sektor swasta, termasuk hotel dan ritel, sebagai pemasok makanan tambahan bagi sekolah yang membutuhkan.

Country Director GAIN Indonesia, Agnes A Malipu menggarisbawahi bahwa peluncuran uji coba ini adalah contoh nyata kolaborasi.

“Ini adalah langkah konkrit memperkuat ketahanan pangan sambil menjaga keberlanjutan lingkungan Bali, sebagai wilayah pariwisata dengan surplus pangan, memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan lokal,”ujar Agnes

Baca juga : Inisiasi Pemeran Audio, Krista Exhibitions Dorong Pengembangan Kreativitas Sektor Seni

Sementara itu, perwakilan dari Direktorat Gizi dan KIA Kementerian Kesehatan RI,  Hera Nurlita menekankan, bahwa mekanisme redistribusi pangan dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan akses terhadap pangan bergizi, sekaligus memperkenalkan cara konsumsi yang sehat.

Lokasi Pilot Project di SDN 2 Besakih, Kabupaten Karangasem Uji coba akan dilaksanakan di SDN 2 Besakih, Kabupaten Karangasem, Bali, pada bulan November hingga Desember 2024.

Sekolah ini akan menjadii contoh penerapan model redistribusi pangan berkelanjutan untuk mendukung gizi anak sekolah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense