BREAKING NEWS
 

Survei Index Politica: Publik Apresiasi Kerja Keras Menteri Prabowo-Gibran

Reporter & Editor :
FAZRY
Jumat, 31 Januari 2025 19:57 WIB
Direktur Riset Index Politica Fadhly saat memaparkan hasil survei evaluasi 100 hari kerja para menteri Pemerintahan Prabowo-Gibran, di The Sultan Hotel Jakarta.

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga survei Index Politica merilis hasil survei terkait evaluasi 100 hari kerja para menteri Kabinet Prabowo-Gibran. Survei yang dilaksanakan pada 22–29 Januari 2025 ini mengukur kepuasan publik terhadap kinerja para menteri.

Hasilnya, sebanyak 87,9 persen responden menyatakan puas dengan Pemerintahan saat ini.

Direktur Riset Index Politica Fadhly mengatakan survei ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik multistage random sampling.

Kata dia, sebanyak 1.200 responden terlibat, yang merupakan warga negara Indonesia berusia 20 tahun ke atas dengan minimal pendidikan SMA atau sederajat.

"Margin of error survei ini sebesar kurang lebih 3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen," kata Fadhly dalam keterangan tertulis, Jumat, di Jakarta, (31/1/2025).

Dijelaskan, responden terdiri dari berbagai latar belakang pendidikan dan pekerjaan, dengan mayoritas berpendidikan sarjana S1 (71 persen).

Baca juga : Ekonom Apresiasi Kinerja 100 Hari Menteri Budi Arie

Dari segi pekerjaan kata Fadhly, 23,8 persen responden berprofesi sebagai guru, diikuti oleh wiraswasta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 22,5 persen, dan pegawai negeri sipil (PNS) sebesar 18,6 persen.

Survei ini menunjukkan Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar, sebagai menteri yang paling berprestasi dengan perolehan suara sebesar 25,6 persen.

"Responden menilai keberhasilan Menag dalam menurunkan ongkos naik haji sebagai capaian signifikan," katanya.

Di posisi kedua, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, meraih 21,2 persen dukungan publik.

Adsense

Kata dia, Program biodiesel B40 yang berhasil menghemat biaya impor solar sebesar Rp 147,5 triliun menjadi faktor utama apresiasi publik.

Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertahanan, berada di urutan ketiga dengan 19,7 persen. Program transfer teknologi alutsista seperti Frigate Merah Putih, Drone Anka, dan Kapal Selam Scorpene Evolved dianggap sebagai prestasi besar dalam meningkatkan kemampuan pertahanan negara.

Baca juga : Turis Asing Naik Kereta Meningkat, KAI Siap Wujudkan Asta Cita Prabowo-Gibran

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mendapat 16,8 persen dukungan publik di posisi keempat.

Keberanian Menteri Nusron dalam mencabut Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) perusahaan yang terlibat dalam kasus Pagar Laut Tangerang, dianggap sebagai langkah tegas dan berani.

Posisi kelima ditempati oleh Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan dengan 5,5 persen, yang dianggap sukses dengan program tolak impor beras, garam, dan jagung.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berada di posisi keenam dengan 1,8 persen atas keberhasilan program swasembada pangan jangka panjang.

Kepuasan Publik

Sebanyak 87,9 persen responden merasa puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran dalam 100 hari pertama, sedangkan 12,1 persen lainnya merasa kurang puas.

Survei ini tidak mencantumkan menteri dengan kinerja terburuk, mengingat penilaian negatif dianggap terlalu subjektif dan prematur dalam waktu 100 hari kerja.

Baca juga : 5 Aspek Penting yang Membuat Publik Puas terhadap Kinerja Presiden Prabowo

Hasil survei ini kata Fadhly, menunjukkan bahwa kabinet Prabowo-Gibran sudah langsung bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing kementerian.

“Ini membuktikan bahwa kabinet sudah berada di jalur yang tepat, meski masih banyak tantangan ke depan,” ujarnya.

Survei ini memberikan gambaran awal bagaimana publik menilai efektivitas dan kapabilitas para menteri Kabinet Prabowo-Gibran dalam menjalankan tugas mereka, sekaligus menjadi tolok ukur untuk evaluasi lebih lanjut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense