BREAKING NEWS
 

Stimulus Ekonomi Prabowo-BHR Ojol Dongkrak Daya Beli Warga Jelang Lebaran

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Selasa, 11 Maret 2025 12:21 WIB
Presiden Prabowo Subianto bergandeng tangan dengan para pengemudi ojek online alias Ojol seusai menyampaikan keterangan terkait pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi para Ojol di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (10/3/2025). (Foto: BPMI Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ekonom dari Binus University, Doddy Ariefianto mengapresiasi stimulus ekonomi yang dikeluarkan Presiden RI Prabowo Subianto, dan kebijakan Bonus Hari Raya (BHR) untuk ojek dan kurir online.

Kebijakan itu menurut Doddy dapat menunjang daya beli masyarakat jelang Lebaran.

Baca juga : Birokrasi Dan Korupsi Hambat Indonesia Jadi Negara Maju

Doddy berpendapat stimulus ekonomi oleh pemerintah ini layak diapresiasi. Tujuh kebijakan stimulus ekonomi di bulan Ramadan menjelang Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 2025 yaitu optimalisasi penyaluran bantuan sosial, diskon harga tiket pesawat, diskon tarif jalan tol, diskon belanja, program pariwisata mudik lebaran, stabilisasi harga pangan, pencairan THR bagi ASN dan pekerja swasta.

Adsense

“Kebijakan ini perlu diapresiasi karena akan mem-boost konsumsi masyarakat,” ujar Doddy kepada wartawan, Selasa (11/3).

Baca juga : Eddy Soeparno Dorong Anak Muda Peduli Energi Terbarukan

Ia menilai kebijakan ini dapat memberikan manfaat yang besar di masyarakat. Pasalnya, pada libur lebaran masyarakat akan mudik ke berbagai daerah sehingga daya beli tersebut tersebar ke daerah-daerah.

“Kebijakan ini memiliki manfaat multiplier yang besar mengingat masyarakat akan menggunakan daya beli tersebut di daerah-daerah (mudik). Memberikan dampak pemerataan,” ungkapnya.

Baca juga : Ekonom: Gerakkan Ekonomi, Kuatkan Daya Beli Masyarakat

Di samping itu, Doddy memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di semester I dapat mencapai 5,2%. “Pertumbuhan ekonomi Indonesia Semester 1 2025 diperkirakan 5,2%, sedangkan full year 2025 5,5%,” jelas Doddy.

Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi tersebut mengalami kenaikan dari tahun 2024 yang sebesar 5%. “Tahun lalu (2024) pertumbuhan ekonomi 5,0%. Jadi ya ada sedikit kenaikan,” tutur Doddy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense