RM.id Rakyat Merdeka - Gerhana bulan total kembali akan menghiasi langit pada Maret 2025 mendatang. Fenomena alam yang dikenal sebagai blood moon ini memang selalu berhasil mencuri perhatian, terutama bagi para pencinta astronomi.
Berdasarkan catatan resmi NASA, gerhana bulan total terakhir terjadi pada 8 November 2022. Artinya, sudah lebih dari dua tahun kita menanti peristiwa langka ini. Kabar baiknya, gerhana bulan 2025 akan segera tiba, tepatnya pada 14 Maret 2025.
Namun, masyarakat Indonesia tidak bisa menyaksikannya secara langsung. Lantas, kapan tepatnya gerhana bulan Maret 2025 ini terjadi dan bagaimana tata cara shalat gerhana bulan bagi umat Islam? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Maret 2025
Baca juga : Cara Mudah Tukar Uang Lebaran 2025 Dan Jadwal Penukaran Di BI Maupun Perbankan
Gerhana bulan Maret 2025 akan menjadi salah satu momen istimewa di tahun ini. Dikutip dari laman resmi NASA, gerhana bulan total pada 14 Maret 2025 akan berlangsung dalam beberapa tahap. Berikut jadwalnya berdasarkan Waktu Indonesia Barat (WIB):
Gerhana Penumbra Dimulai: 14 Maret, 10:57 WIB – Bulan memasuki bayangan luar bumi, namun perubahan cahaya masih sulit dilihat mata telanjang.
Gerhana Sebagian Dimulai: 14 Maret, 12:09 WIB – Bulan mulai tertutup bayangan inti bumi (umbra), tampak seperti “digigit” sebagian.
Gerhana Total Dimulai: 14 Maret, 13:26 WIB – Seluruh permukaan bulan tertutup bayangan bumi, berubah warna menjadi merah tembaga.
Puncak Gerhana: 14 Maret, 13:58 WIB – Momen totalitas maksimal dengan warna merah paling intens, berlangsung sekitar 1 jam 40 menit.
Gerhana Total Berakhir: 14 Maret, 14:31 WIB – Bulan mulai keluar dari umbra, warna merah perlahan memudar.
Gerhana Sebagian Berakhir: 14 Maret, 15:47 WIB – Bayangan gelap semakin berkurang di permukaan bulan.
Gerhana Penumbral Berakhir: 14 Maret, 17:00 WIB – Bulan sepenuhnya keluar dari bayangan bumi, menandai akhir gerhana.
Sayangnya, seluruh fase gerhana bulan Maret ini terjadi pada siang hingga sore hari di Indonesia. Akibatnya, bulan berada di bawah cakrawala sehingga tidak terlihat dari Tanah Air. Bagi yang ingin menyaksikan secara langsung, Anda harus menunggu gerhana bulan total berikutnya pada 7 September 2025, yang diprediksi dapat diamati dari Indonesia.
Di Mana Gerhana Bulan Total Bisa Dilihat?
Fenomena gerhana bulan 2025 ini akan dapat disaksikan di berbagai belahan dunia. Menurut Time and Date, wilayah yang beruntung menyaksikan setidaknya sebagian dari gerhana ini meliputi Eropa, sebagian besar Asia, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, hingga Oseania. Beberapa kota besar seperti New York, Los Angeles, São Paulo, dan Auckland termasuk dalam daftar yang bisa melihat fase totalitas. Sementara itu, kota seperti London, Paris, Tokyo, dan Sydney hanya akan melihat gerhana sebagian.
Baca juga : Ini Jadwal Libur Lebaran Dan Bocoran Menag Soal Lebaran Tanggal Berapa?
Namun, bagi masyarakat Indonesia, gerhana bulan Maret 2025 ini tidak akan terlihat karena waktu terjadinya bertepatan dengan siang hari. Meski begitu, peristiwa ini tetap memiliki makna khusus, terutama bagi umat Islam yang ingin melaksanakan shalat gerhana sebagai bentuk ibadah sunnah.
Tata Cara Shalat Gerhana Bulan
Meski gerhana bulan total Maret 2025 tidak terlihat di Indonesia, umat Islam tetap bisa melaksanakan shalat gerhana sebagai ibadah sunnah muakkad. Shalat ini dilakukan untuk mengingat kebesaran Allah SWT yang mengatur pergerakan alam semesta. Berikut adalah tata cara shalat gerhana bulan yang bisa Anda ikuti:
Niat Shalat: Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ Artinya: “Saya shalat sunnah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.”
Rakaat Pertama: Membaca doa iftitah, lalu Al-Fatihah dan surat panjang (seperti Al-Baqarah ayat 1-20). Kemudian rukuk dengan durasi lama, dilanjutkan i’tidal. Berdiri lagi, baca Al-Fatihah dan surat lain, lalu rukuk kembali dan sujud dua kali.
Rakaat Kedua: Lakukan seperti rakaat pertama, namun dengan bacaan surat yang lebih pendek (misalnya Al-Ikhlas), kemudian rukuk, i’tidal, dan sujud dua kali.
Salam: Akhiri shalat dengan salam seperti biasa.
Baca juga : Batalkan Program Sarapan Gratis, Pram Patuhi Perintah Pusat
Gerhana bulan 2025 memang menjadi pengingat betapa luar biasanya ciptaan Tuhan. Meski tidak terlihat di Indonesia, Anda tetap bisa merasakan maknanya melalui ibadah. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk melaksanakan shalat gerhana bulan sebagai wujud syukur dan refleksi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.