BREAKING NEWS
 

Arus Balik, Korlantas Bakal Terapkan One Way Nasional dan Penebalan Personel

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 4 April 2025 13:18 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. (Foto: Korlantas Polri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melakukan penebalan personel dan juga menyiapkan skenario pengawalan duta-duta pemudik untuk kembali dari kampung halaman pada Operasi Ketupat arus balik 2025.

Salah satunya, dengan flag off one way nasional yang akan diberlakukan pada 6 April 2025.

Hal ini sesuai komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan juga rapat koordinasi dengan sejumlah stakeholder.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, arus mudik berjalan lancar dan terkendali tanpa kejadian kecelakaan yang menonjol.

Baca juga : Cegah Antrean di Gerbang Tol, JTT Imbau Pengemudi Cek Saldo e-Money

Kini, Korlantas mempersiapkan strategi alias jurus jitu untuk mengawal duta-duta pemudik saat arus balik.

"Di samping merumuskan skenario cara bertindak, Bapak kapolri juga memerintahkan agar dilakukan penebalan personel baik itu di pinggir jalan tol dan jalan alternatif nasional dan tempat tempat wisata," kata Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, di Bali, Jumat (4/4/2025).

Ia menegaskan, saat puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada tanggal 6 April 2025, akan dilakukan flag off one way nasional yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sejumlah menteri, dan pejabat lainnya.

Adsense

"Kami mohon doa restu semoga arus mudik dan arus balik Operasi Ketupat berjalan dengan baik karena tagline Bapak Kapolri pada operasi ketupat ini adalah mudik aman, keluarga nyaman, selamat sampai tujuan," pinta Agus. 

Baca juga : Arus Balik Lebaran 2025 Tanggal Berapa? Ini Jadwal One Way Dan Puncak Kepadatan

Tak hanya itu, Kakorlantas menyebut, Korlantas Polri juga mengerahkan kendaraan patroli di sepanjang jalan untuk membuat duta-duta pemudik merasa aman. 

Dia memastikan, skenario arus balik sudah dipersiapkan dengan langkah-langkah yang dilakukan bersama sejumlah stakeholder. Salah satunya adalah contraflow.

“Contraflow itu tentunya harus melihat parameter-parameter di KM 71 radar manakala sudah per jam berturut turut 5.500, kami akan melakukan contraflow lajur 1," ungkapnya.

Langkah itu akan dilakukan apabila terdapat bangkitan arus, ketika radar di KM 71 per jam berturut-turut 6.400.

Baca juga : Bank DKI Terapkan Operasional Terbatas Untuk Layani Nasabah di Libur Lebaran

"Maka akan dilakukan contraflow lajur 2 dan seterusnya hingga lajur 3," tuturnya. 

Hal itu bertujuan untuk menarik arus yang berasal dari arah timur, ketika terjadi bangkitan arus yang diprediksi terjadi di tanggal 3 April 2025 dan akan dilakukan one way lokal arus balik tahap pertama.

"Itu dari KM 188-70, termasuk juga nanti akan kita perpanjang dari Km 246-188 hingga 70. Sehingga arus yang dari timur dari Pejagan dari Brebes dari Tegal dari Kalikangkung, Semarang itu kita dorong lebih keras atau lancar ke arah barat, arah Jakarta," tutup Agus.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense