RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) Dahnil Anzar Simanjuntak menjalani Lebaran kali ini dengan perasaan campur aduk. Di satu sisi, ia bersyukur dan senang. Tapi di sisi lain, ia masih diselimuti kerinduan mendalam pada sosok ibunda yang telah tiada.
“Hampir 4 tahun ini enggak ada ibu. Alasan kita pulang itu kan karena ada ibu ya. Itu yang membuat lebaran kini terasa sepi,” kata Dahnil saat berbincang dengan RM.ID, Sabtu (5/3).
Kehilangan itu, menurutnya, membuat suasana Lebaran dan keinginan untuk mudik pulang kampung terasa ada yang kurang akhir-akhir ini. “Tapi bagian yang menggembirakan, keluarga bertambah. Anak saya yang masih bayi. Itu bagian yang menggembirakan. Hidup itu silih berganti, ada yang datang, ada yang pergi.”
Baca juga : Jelang Lebaran, Wakil Ketua DPRD DKI Bagikan 4.500 Paket Sembako
Bagian menggembirakan lainnya, sebut Juru Bicara (Jubir) Prabowo Subianto saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan ini adalah tahun ini merupakan kali pertama dirinya berlebaran ke Istana, yakni setelah Prabowo menjabat sebagai Presiden.
“Ini lebaran pertama ke presiden. Sebelumnya belum pernah. Dalam satu sisi saya tentu gembira, setelah lama kita berjuang bareng-bareng. Mudah-mudahan utang amanah kepada rakyat bisa ditunaikan,” ujarnya.
Rindu kampung halaman pun masih melekat. Dahnil biasa mudik ke Kuala Simpang, Aceh Tamiang, tempat ia dibesarkan. Tapi kini, tak ada lagi alasan kuat untuk ke sana.
Baca juga : Jelang Hari Raya Lebaran, PLN UID Jakarta Raya Pastikan Pasokan Listrik Aman
“Yang paling dirindukan itu pulang ke Aceh. Dulu ada almarhum emak. Kakaknya almarhum ibu yang ngurusin saya dan adik saya. Sekarang emak sudah nggak ada. Sudah meninggal juga. Jadi saya enggak ke Aceh,” tuturnya.
Soal kuliner Lebaran, Dahnil malah nyengir lebar. Terutama di Medan, yang menjadi surganya para pecinta kuliner. Banyak masakan melayu yang menjadi incarannya. “Lebaran makin gendut. Makin lebar-an. Apalagi ke Medan, semuanya enak, ada lontong Medan, macam-macam masakan Melayu. Ada duren juga,” katanya, seraya tertawa.
Ia juga menyoroti suasana politik yang mencair berkat momentum silaturahmi Lebaran. Dahnil menilai sosok Prabowo jadi pemersatu. “Pak Prabowo jadi ice breaker ya, mempersatukan. Misalnya Pak SBY juga sudah berlebaran ke Pak Prabowo, saling silaturahmi,” ucapnya.
Baca juga : Sambut Lebaran, Pertamina NRE Jamin Pasokan Energi Bersih
Menurutnya, Indonesia beruntung punya instrumen budaya bernama Idul Fitri. “Mau berantem kayak gimana, seperti keluarga juga, kita ada Idul Fitri, semua harus bersilaturahmi, yang sebelumnya beku jadi cair. Saya sih berharap instrumen kebudayaan ini bisa mempersatukan semuanya. Bukan cuma Islam juga, umat lain juga bisa bersilaturahim di hari Lebaran,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.