BREAKING NEWS
 

Eks Admin Judol Di Kamboja Dapat Ancaman, LPSK Beri Perlindungan

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Senin, 21 April 2025 12:40 WIB
Ilustrasi kantor LPSK. (Foto: LPSK)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bergerak cepat menyikapi pengakuan FF (27), warga negara Indonesia yang pernah menjadi admin judi online di Kamboja. FF mengaku menerima ancaman setelah membongkar praktik perjudian ilegal tersebut.

"Perlindungan terhadap saudara FF diberikan karena setelah ia berbicara di salah satu stasiun televisi swasta, muncul ancaman verbal melalui akun Instagram pribadinya," ujar Wakil Ketua LPSK Wawan Fahrudin, Senin (21/4/2025). 

Saat ditanya soal bentuk ancaman yang diterima FF, Wawan enggan merinci. Namun, ia menegaskan bahwa LPSK telah memutuskan untuk memberikan perlindungan karena situasi yang dialami FF sudah masuk dalam ranah kewenangan lembaga tersebut.

Baca juga : Kemensos Akan Santuni 22 Korban Pohon Tumbang Saat Shalat Id di Pemalang

"Sesuai dengan kewenangan LPSK yang bisa memberikan perlindungan kepada saksi maupun korban tindak pidana, maka kami dapat memberikan perlindungan darurat," jelas Wawan.

Adsense

Sebelumnya, FF menceritakan pengalaman pahitnya selama bekerja sebagai admin situs judol di Kamboja. Selama menjadi admin judol dalam rentang waktu April hingga November 2024, rasa kemanusiaan dan mentalnya diuji ketika melihat rekannya tewas disiksa seorang algojo asal Indonesia.

Ia melihat bagaimana saat rekannya menghembuskan nyawa terakhirnya akibat disetrum hingga dipukul di ruangan khusus selama tiga hari berturut-turut. Korban disiksa karena tak memenuhi target untuk mencatatkan 100 transaksi bagi warga Indonesia bermain judol di situsnya.

Baca juga : Menlu Sugiono Jajaki Kerja Sama Keamanan Siber Dengan Estonia

"Teman mati karena disetrum, nggak dikasih makan. Penyiksaan di ruangan tertutup gitu," kata FF kepada wartawan, Jumat (18/4/2025). 

Kematian rekannya membuatnya depresi. Hal sama juga dialami sesama admin judol. Mereka tak menyangka betapa resikonya bekerja di Kamboja.

Setelah kematian itu, terbersit di benak FF untuk segera pulang ke Tanah Air. Ia tak ingin mengalami nasib yang sama seperti sahabatnya mati disiksa di tangan algojo situs judol. Namun, ia tak bisa melenggang angkat kaki begitu saja dari Kamboja. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense