BREAKING NEWS
 

Rawan Terpeleset Dan Jatuh, Banyak Jemaah Haji Cedera Otot Dan Patah Tulang

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Sabtu, 31 Mei 2025 17:56 WIB
Ttim visitasi rumah sakit di Makkah dr. Yudha Mathan Sakti. Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Lebih dari 204 ribu jemaah haji asal Indonesia telah tiba di Arab Saudi hingga 29 Mei 2025. Dari jumlah itu, mayoritas masuk kategori berisiko tinggi. Lansia mendominasi.

Kementerian Kesehatan mencatat 79 persen jemaah masuk kelompok rentan. Sebagian besar mengalami gangguan kesehatan tulang, otot, dan persendian.

Setidaknya 617 jemaah menjalani rawat inap di rumah sakit Arab Saudi. Sebanyak 25 orang dirawat akibat dislokasi, patah tulang, hingga fraktur dislokasi di tangan dan kaki.

Jemaah lansia paling rentan jatuh. Banyak dari mereka terpeleset di kamar mandi, terdorong saat tawaf, atau kehilangan keseimbangan saat turun dari bus. “Kebanyakan jemaah cedera karena kondisi rentan dan terjatuh,” jelas dr. Yudha Mathan Sakti dari tim visitasi rumah sakit di Makkah.

Baca juga : Beribadah, Dapat Uang Saku Rp 8,6 Juta

Menurut dr. Yudha, nyeri sendi dan kaki bengkak juga banyak dikeluhkan. Aktivitas yang padat dan berjalan jauh menjadi penyebab utama. Tak sedikit yang menjalankan umrah berkali-kali sehingga tubuh kelelahan.

Selain itu, kepadatan massa saat ibadah bisa memicu insiden. Tawaf dan sai sering kali penuh sesak. Dalam kondisi ini, jemaah bisa terdorong, terinjak, atau jatuh.

Adsense

Faktor lainnya adalah fisik yang lemah. Banyak jemaah memiliki riwayat penyakit penyerta, termasuk osteoporosis dan gangguan keseimbangan.

Perubahan cuaca juga memberi pengaruh besar. Cuaca ekstrem bisa memicu kelelahan berat. Ketika stamina menurun, risiko tersandung atau terpeleset makin besar.

Baca juga : Tenaga Ahli Menag: Jemaah Haji Terpisah Hotel Akan Disatukan Kembali

Permukaan jalan yang tidak rata juga tak bisa diabaikan. Turun dari tangga bus, lantai licin karena air tergenang, atau penghalang jalan yang tak terlihat kerap jadi jebakan.

Selain itu, alas kaki yang tak sesuai juga memperburuk keadaan. Banyak jemaah menggunakan sandal yang licin, tak pas, atau tak nyaman. Ditambah terik matahari, kaki jadi cepat bengkak dan mudah cedera.

“Kalau ada nyeri sendi atau kaki bengkak, istirahatkan saja. Kompres dengan air dingin. Jangan tunggu parah, langsung lapor ke petugas kesehatan,” saran dr. Yudha.

Di waktu yang sama, dr. Ghulam Iskandarsyah dari RS Saudi National Hospital mengingatkan jemaah muda untuk lebih peduli. “Tolong ya jemaah haji yang lebih muda untuk lebih bersabar dalam menghadapi jemaah yang tua,” pintanya.

Baca juga : Mbah Sumbuk, Jemaah Haji Tertua, Tiba di Tanah Suci

Ia berharap jemaah muda tidak hanya kuat fisik, tapi juga kuat empati. “Dahulukan dan bantu lansia saat turun dari bis. Jaga kekompakan. Lindungi mereka yang sepuh,” sambungnya.

Dengan kesiapan dan kesadaran bersama, risiko cedera bisa ditekan. Kesehatan adalah bekal utama untuk menunaikan ibadah haji dengan tenang dan khusyuk.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense