RM.id Rakyat Merdeka - Bakal Calon Ketua Umum (Caketum) Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) Nien Rafles Siregar dan Calon Sekretaris Jenderal (Sekjen) AKPI, Andreas Nahot Silitonga, resmi mendaftarkan diri.
Rafles bersama Nahot dan tim mendatangi kantor AKPI di Jalan Dr Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (21/7/2025).
Rafles mengatakan, bersama Nahot, dirinya memenuhi undangan untuk menyerahkan dokumen-dokumen persyaratan sebagai caketum dan sekjen AKPI sebagaimana yang sudah disampaikan oleh tim panitia.
"Kami mendaftarkan diri bersama Bang Nahot pada Senin hari ini, semoga ini jadi awal yang baik bagi kandidat Rafles dan Nahot," tutur Rafles didampingi Nahot, setelah menyerahkan dokumen pada awak media di kantor AKPI Jakarta Selatan.
“Saat ini kami siap untuk mendedikasikan diri kami untuk kepentingan dan kebesaran AKPI," kata Rafles.
Baca juga : Jaga Independensi, Seleksi Calon DK LPS Harus Berbasis Integritas Dan Kompetensi
Dia mengungkapkan, bersama Nahot ingin membawa sebuah integritas dalam melayani anggota AKPI, baik di dalam maupun di luar nantinya akan mengambil langkah dengan bersinergi.
Tak hanya itu, inovasi dalam memberikan layanan kepada seluruh anggota AKPI dan masyarakat secara umum akan dilakukan.
Terkait konteks sinergitas, lanjut Rafles, pihaknya akan membawa AKPI untuk lebih dapat berperan aktif dalam diskusi-diskusi dalam upaya melakukan reformasi terhadap hukum kepailitan maupun pengambilan kebijakan.
“Nah ini yang penting akan kami lakukan,” tuturnya.
Kenapa kandidat Rafles dan Nahot layak untuk dipilih? Rafles menuturkan, dia bersama Nahot berkomitmen menjalankan dengan apa yang sudah dijanjikan. Keduanya, sudah merintis di AKPI sejak belasan tahun lalu.
Baca juga : Tetapkan Kepengurusan Baru, PERPRINDO Siap Perluas Sinergi dengan Pemerintah
"Tentu yang membedakan kami pada track record, melakukan pembelaan anggota bukan sekadar janji tapi disampaikan, sudah dilaksanakan, kita mau menginstitusikan bantuan hukum ini. Sehingga efeknya bisa lebih besar lagi, jadi ketika AKPI digunakan ini skalanya bisa lebih besar, lebih luas dan manfaatnya bisa diterima lebih banyak lagi," ucap Rafles.
"Kami sudah melakukannya dan ingin melakukannya lebih besar lagi," tambahnya.
Nahot menambahkan, bersama Rafles akan mengedepankan sinergitas, baik di dalam dan luar. Untuk sinergi ke dalam artinya kepada sesama anggota AKPI untuk bisa mengeluarkan potensi terbaiknya. Kemudian sinergi bersama pemerintah dan penegak hukum lainnya.
"Sehingga profesi kurator dan kepailitan maupun kepengurusan ini bisa dipahami oleh masyarakat luas dan penegak hukum, agar ke depannya dapat melaju dan bisa berjalan dengan sangat baik," ujar Nahot.
Menurut Nahot, tantangan terbesar dalam membangun sinergi sebenarnya adalah menyamakan persepsi, terutama dengan penegak hukum.
Baca juga : Kemenkop dan TP PKK Siap Bersinergi Wujudkan Kopdes Merah Putih yang Produktif
Melihat banyak sekali kriminalisasi atau penghukuman terhadap Kurator maupun pengurus dalam menjalankan profesinya di sisi hukum pidana.
"Saat ini kami siap untuk periode 2025-2028, untuk mengabdi dengan doa dan dukungan tim serta seluruh anggota AKPI jika kita terpilih dalam pemilihan nanti di 26 Agustus 2025," kata Nahot.
Rafles dan Nahot mengucapkan terima kasih kepada panitia acara sudah bekerja keras menerima para pendaftar, baik bakal calon ketum dan bakal calon dewan kehormatan AKPI.
"Semoga lancar pada hari H pemilihan," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.