BREAKING NEWS
 

Usut Dua Kasus

Hari Ini, KPK Panggil Dua Mantan Menteri

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 7 Agustus 2025 07:15 WIB
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. (Foto: Dok. KPK)

 Sebelumnya 
Sementara mantan Menag YCQ, akan dimintai keterangan terkait penyelidikan kasus dug­aan korupsi kuota haji 2024.

“Kami mengonfirmasi, benar bahwa akan dilakukan permintaan keterangan kepada yang bersangkutan (YCQ),” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Rabu (6/8/2025).

Budi berharap, YCQ kooperatif memenuhi panggilan dan memberikan keterangan yang dibutuhkan penyelidik.

Baca juga : Gubernur Kalteng: Terima Hasil Dengan Lapang Dada

“Kehadiran yang bersangkutan nantinya sangat dibutuhkan, sehingga dalam proses penye­lidikan ini kita juga bisa mendapatkan informasi atau keterangan yang dibutuhkan, untuk membuat terang perkara ini,” tuturnya.

Dalam pengusutan perkara ini, komisi antirasuah telah meminta keterangan sejumlah pihak.

Mereka terdiri dari pihak Kemenag, para agen tur haji dan umroh, serta sejumlah pihak lainnya, yang diduga mengeta­hui konstruksi perkara ini.

Baca juga : BRI Dipercaya Salurkan KPR Subsidi 25 Ribu Unit

Di antaranya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH), Fadlul Imansyah, yang dimintai keterangan selama 10 jam di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa (8/6/2025).

Juga, pendakwah Khalid Basalamah yang dimintai keterangan pada Senin (23/6/2025). Dia didalami soal pengelolaan ibadah haji.

Apakah kedua perkara ini akan ditingkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidi­kan? Fitroh menyatakan, sangat bergantung pada kekuatan fakta dan alat bukti yang berhasil di­kumpulkan oleh tim.

Baca juga : Tumbuh 5,68 Persen, Industri Manufaktur Masih Jadi Motor Utama Ekonomi

“Mudah-mudahan kalau ke­mudian faktanya, buktinya cu­kup kuat, KPK akan segera men aikkan status ke tingkat penyidi­kan,” ujar Fitroh Rohcahyanto di Gedung Juang KPK, Jakarta, Rabu (6/8/2025).

Pernyataan ini merupakan respons KPK atas ekspektasi publik yang menantikan gebra­kan lembaga antirasuah dalam mengusut tuntas kasus-kasus kakap (big fish), terutama yang diduga melibatkan pejabat tinggi negara. [YUD]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense