RM.id Rakyat Merdeka - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan, gempa darat M2,8 yang mengguncang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (21/8/2025) pukul 20.52.46 WIB diakibatkan oleh aktivitas sesar aktif.
Episenter gempa ini terletak pada koordinat 7.03 LS dan 106.66 BT. Pusat gempa berkedalaman 11 km ini berlokasi di darat, yang berjarak 13 km arah tenggara Kabupaten Sukabumi.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif," jelas Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang, Dr Hartanto ST MM, Kamis (21/8/2025).
Baca juga : BMKG: Gempa M4,9 Kabupaten Bekasi Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Jawa Barat
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa ini dirasakan di wilayah Jampang, Kabupaten Sukabumi dengan Skala Intensitas II-III MMI.
Pada gempa skala II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sedangkan pada gempa skala III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Laporan Kerusakan
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa tersebut.
Gempa Susulan
Baca juga : Imbas Gempa M4,9 Kabupaten Bekasi, Perjalanan KRL Sempat Dihentikan Sementara
Hingga pukul 21.04 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.
Rekomendasi
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG), website (https://bbmkg2.bmkg.go.id/atau https:// www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.