BREAKING NEWS
 

GP Ansor & Pemuda Muhammadiyah Siap Jaga Warga Hingga Kampung Dan Pelosok

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Selasa, 2 September 2025 19:05 WIB
Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin (kiri) dan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dua organisasi pemuda terbesar Islam: Pemuda Muhammadiyah dan GP Ansor memastikan siap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat hingga pelosok, untuk melindungi warga dari ancaman perusuh dan provokator. Terutama, sejak aksi demo 28 September 2025 meluas ke berbagai wilayah Indonesia.

Terkait hal ini, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla mengatakan, pihaknya telah
meminta koordinator keamanan untuk menggelar rapat koordinasi. Serta mulai mengatur pasukan jaga di kampung-kampung dan perbatasan wilayah.

“Kami juga mengajak dialog para tokoh-tokoh keagamaan dan lain-lain, di samping meningkatkan patroli cyber demi menangkal provokasi SARA," kata Dzulfikar ketika dihubungi RM.id, Selasa (2/9/2025).

Setali tiga uang, Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin menegaskan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh kader Ansor di Indonesia untuk menjaga kampung dan aset ekonomi masyarakat. Seluruh pengurus di berbagai level diminta gotong royong menjaga lingkungannya masing-masing.

Addin bilang, instruksi ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dalam pertemuan dengan perwakilan organisasi pemuda lintas iman di Istana Negara Jakarta, Senin (1/9/2025) malam.

"Mari jaga kampung masing-masing, jaga aset ekonomi, dan batasi ruang gerak provokator yang ingin merusak desa-desa maupun daerah kita. Ini untuk mempercepat pemulihan kehidupan ekonomi masyarakat," ajak Addin dalam keterangannya, Selasa (2/9/2025).

Baca juga : Cegah Provokator, Pemuda Muhammadiyah Jaga Wilayah Hingga Pelosok

Menurutnya, sinergi antar elemen masyarakat adalah hal yang teramat penting. Jika tokoh lintas agama dan pemimpin ormas, dan seluruh elemen masyarakat bersatu, stabilitas nasional akan terjaga.

“Masyarakat tak perlu ragu menyuarakan aspirasi. Yang penting, disampaikan dengan cara bermartabat dan sesuai aturan. Kalau sudah merusak fasilitas, yang rugi kita semua,” ujarnya. 

Sebelumnya, pada Sabtu (30/8/2025), Presiden Prabowo mengundang 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam ke kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pertemuan tiga jam yang membahas tantangan kebangsaan sekaligus menjaga situasi tetap damai dan kondusif di tengah memanasnya keadaan itu antara lain dihadiri Ketua Umum Pengurus Baar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Staquf, Ketua Umum PP Muhammadiyah KH Haedar Nashir, serta perwakilan dari MUI, Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, al-Irsyad, Persis, hingga PB PII. Sementara Prabowo, didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala BIN M. Herindra, Ketua MPR Ahmad Muzani, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Seskab Teddy Indra Wijaya.

Adsense

Kemudian, pada Senin (1/9/2025), Presiden Prabowo menerima sembilan pimpinan organisasi lintas iman yang terdiri dari Ketua Umum GP Ansor Addin Djauhariddin, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla, Ketua Umum PP Pemuda Katolik Stefanus Gusma, Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sahat Martin Philip Sinurat, Wakil Ketua Umum Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi) Wiryawan, Ketua Umum Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) Putu Yoga Saputra, Ketua Umum Pemuda Khonghucu Kris Tan, Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Masri Ikoni, dan Ketua Umum Pemuda Mathla'ul Anwar Ahmad Nawawi.

Sembilan tokoh lintas iman itu mengapresiasi respons cepat Presiden dalam menanggapi berbagai aspirasi masyarakat.

Baca juga : GP Ansor Perintahkan Kader Lindungi Warga, Jaga Kedamaian

Mereka bilang, berbagai harapan yang akan disampaikan, sudah lebih dahulu direspons lugas oleh Presiden Prabowo. Mulai dari isu kebebasan beribadah hingga komitmen mempercepat pengesahan RUU Perampasan Aset.

Dalam kesempatan tersebut, organisasi pemuda lintas iman menyampaikan delapan harapan dalam bentuk Asta Abhipraya.

Pertama, memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo dan pemerintah atas respons dan gerak cepat dalam menanggapi beberapa aspirasi dan tuntutan masyarakat.

Kedua, meminta Presiden Prabowo untuk mengevaluasi gaya komunikasi para pejabat Kementerian/Lembaga, pimpinan partai politik, dan para politisi agar lebih sensitif dan berempati dalam ucapan dan tindakan. Serta lebih mengedepankan ruang dialog bersama masyarakat, untuk belanja persoalan dan mendengar aspirasi
masyarakat.⁠

Ketiga, meminta Presiden Prabowo untuk menugaskan aparat keamanan, baik Polri, TNI, dan BIN untuk dapat bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan terukur, tidak represif kepada masyarakat yang melakukan aksi demo damai, serta menindak tegas para pelaku aksi anarkis yang memicu huru-hara serta melakukan perusakan, pembakaran, dan penjarahan.

Keempat, memfasilitasi dan menjamin kebebasan beribadah dan memastikan kemudahan mendirikan tempat ibadah, dalam rangka kehidupan yang damai dan toleran. Serta mengevaluasi setiap
peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan kebebasan beribadah.

Baca juga : Pemuda Muhammadiyah Serukan Dialog Damai

Kelima, secara aktif dan rutin, pemerintah harus membangun ruang komunikasi dan dialog bersama para tokoh masyarakat,
tokoh pemuda, tokoh agama, dan tokoh adat, baik di tingkat nasional ataupun daerah, untuk menyatukan visi dan konsolidasi gagasan program-program strategis pemerintah. Agar semakin cepat meluas dan berdampak.

Keenam, meminta Presiden Prabowo menindaklanjuti beberapa tuntutan masyarakat. Antara lain penundaan kenaikan pajak bumi bangunan (PBB), mencegah PHK dan membuka peluang lapangan kerja, memberikan
kepastian upah layak untuk seluruh angkatan kerja, serta implementasi program makan bergizi gratis (MBG) yang tepat sasaran.

Ketujuh, mendukung komitmen tegas Presiden Prabowo dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang kuat dan bersih. Salah satunya, dengan mempercepat pengesahan RUU Perampasan Aset di DPR.

Kedelapan, mendukung  implementasi program Asta Cita Presiden Prabowo serta akselerasi program prioritas dan strategis pemerintah, dengan melibatkan langsung seluruh kader organisasi pemuda lintas iman di seluruh Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense