BREAKING NEWS
 

Pasca Tragedi Sidoarjo, Prabowo Minta Konstruksi Seluruh Ponpes Diaudit

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Minggu, 5 Oktober 2025 18:49 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto tak ingin tragedi di Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo terulang. Kepala Negara pun langsung memerintahkan pendataan dan pemeriksaan konstruksi seluruh pondok pesantren di Indonesia, untuk memastikan keamanan bangunan dan keselamatan santri.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat menyampaikan arahan Presiden di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025).

“Evaluasi ke depan, seluruh pondok pesantren segera didata dan dipastikan keamanannya, terutama dari sisi bangunan dan infrastruktur,” kata Prasetyo Hadi. 

Baca juga : Akad Massal 26 Ribu Rumah Subsidi Digelar di Bogor, Prabowo Bangga, Guru-Buruh Terharu

Prasetyo menegaskan, Presiden Prabowo terus memantau proses penanganan di lokasi tragedi. Presiden juga, lanjut Pras, telah menginstruksikan para menteri, gubernur, dan wakil gubernur untuk memberikan perhatian penuh terhadap kejadian tersebut.

Adsense

“Beliau memonitor terus. Karena itu, beliau memerintahkan seluruh menteri dan kepala daerah untuk turun langsung dan memastikan penanganan berjalan cepat,” ujar Prasetyo.

Seperti diketahui, bangunan empat lantai di Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin (29/9) sore. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu (5/10) pukul 12.00 WIB, 37 orang dinyatakan meninggal dunia. Tim gabungan juga menemukan dua potongan tubuh manusia dari balik reruntuhan musala.

Baca juga : Presiden Prabowo Disambut Raja Dan Ratu Belanda Di Istana Huis ten Bosch

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan menjelaskan, masih ada kemungkinan puluhan korban lain tertimbun. “Dugaan sementara, masih ada sekitar 26 orang yang tertimbun reruntuhan. Tapi data ini masih bersifat sementara, sampai pembersihan mencapai lantai dasar,” ujarnya.

Budi menyebut, sebagian besar jenazah ditemukan di lantai satu sisi utara bangunan. “Lebih dari 60 persen puing sudah berhasil diangkat. Tim masih terus bekerja tanpa henti,” tambahnya.

Tragedi di Ponpes Al Khoziny menjadi peringatan keras soal pentingnya standar keamanan bangunan pendidikan berbasis pesantren. Pemerintah berjanji, evaluasi menyeluruh ini akan memastikan agar insiden serupa tak terulang lagi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense