Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Panggil Menteri Ke Istana, Prabowo Minta Semua Program Prioritas Dikebut
Selasa, 9 September 2025 19:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh jajaran pemerintah mempercepat pelaksanaan program prioritas tanpa ada hambatan birokrasi. Hal itu disampaikan dalam rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/9).
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan Presiden menghendaki agar alasan administratif tidak lagi menjadi penghalang dalam menjalankan agenda prioritas.
“Baru saja selesai kami ratas dipimpin Bapak Presiden. Arahan beliau semua program harus dipercepat pelaksanaannya, tidak boleh ada hambatan dengan alasan kertas. Artinya alasan itu aturan lah, apa gitu ya,” ujar Zulhas usai rapat.
Baca juga : Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya BRICS Sebagai Pilar Stabilitas Dunia
Dalam sektor pangan, percepatan diarahkan pada dua agenda besar: optimalisasi lahan pertanian yang sudah berproduksi dan pembukaan lahan baru untuk sawah. Pemerintah menargetkan wilayah seperti Wanam di Papua, Sumatra Selatan, dan Kalimantan Tengah sebagai titik utama pengembangan.
Menurut Zulhas, sejumlah infrastruktur pendukung di Wanam sudah mulai dibangun. Jalan dan pelabuhan hampir rampung. Hanya saja, pemerintah kini tengah merampungkan tata ruang agar perubahan fungsi kawasan bisa segera dipercepat.
“Khusus Wanam tadi sudah dibangun jalan, pelabuhan sudah hampir jadi. Tapi kita akan segera menyelesaikan soal tata ruangnya. Kan itu ada kawasan, sudah di timdu (tim terpadu), sudah ada tata ruang untuk segera kita akan selesaikan percepatan perubahan fungsinya,” katanya.
Baca juga : Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo, NasDem: Itu Hak Prerogatif Presiden
Selain fokus pada penyediaan karbohidrat, pemerintah juga menaruh perhatian pada ketersediaan protein. Salah satu langkahnya dengan mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan memperluas tambak udang dan ikan. Tahun ini, ditargetkan 20 ribu hektare tambak baru dapat dibangun dari total target 70 ribu hektare.
“Itu juga diminta untuk dipercepat tahun ini dan tahun depan harus bisa diselesaikan 20 ribu dulu dari target 70 ribu hektare,” ucap Zulhas.
Sejalan dengan agenda pangan, Presiden juga menekankan percepatan program berbasis desa. Salah satunya adalah Koperasi Desa Merah Putih yang ditujukan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Program ini akan menjadi salah satu prioritas yang dikawal langsung pemerintah pusat.
Baca juga : SBY: Di Bawah Kepemimpinan Prabowo, Kita Bisa Bersama-sama Raih Masa Depan
Program lain yang turut dikebut adalah Kampung Nelayan Merah Putih. Pemerintah menargetkan pembangunan 100 kampung nelayan pada 2025. Dengan begitu, penguatan ekonomi pesisir bisa lebih cepat dirasakan oleh masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya