Sebelumnya
“Sejumlah isu hangat belakangan ini bisa menjadi bahan pembicaraan kedua tokoh, mulai dari polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga kunjungan tokoh kontroversial Abu Bakar Ba’asyir ke rumah Jokowi di Solo,” ujarnya.
Hensa menilai, meskipun Prabowo dan Jokowi dikenal akrab, pertemuan kali ini terasa tidak biasa karena rangkaian kejadian politik sebelum dan sesudahnya.
Di antaranya, kata dia, peristiwa demo besar pada 28-31 Agustus 2025, reshuffle kabinet hingga pernyataan Jokowi yang minta relawannya mendukung Prabowo-Gibran untuk dua periode, menjadi latar belakang yang membuat publik curiga.
Baca juga : Harga Emas Selangit Peminat Tetap Melejit
“Kejadian-kejadian itu yang kemudian akhirnya diduga oleh masyarakat, penyebab kenapa Pak Jokowi mengharuskan dirinya ketemu dengan Pak Prabowo,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Jokowi menemui Presiden Prabowo di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (5/10/2025). Pertemuan keduanya dilakukan selama dua jam sejak pukul 13.00 WIB.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan silaturahmi di antara dua pemimpin; Presiden ke-7 dan Presiden ke-8.
Baca juga : Mandalika Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi
“Tentu banyak hal yang dipercakapkan mengenai masalah-masalah kebangsaan,” kata Prasetyo sesuai HUT TNI di Jakarta, Minggu (5/10/2025).
Prasetyo mengatakan, saling kunjung antar kedua tokoh bangsa tersebut sudah menjadi hal yang umum. Misalnya, kata dia, kalau Presiden berkesempatan ke Jawa Tengah, juga sowan atau mampir ke kediaman Jokowi.
“Kebetulan (kemarin) Pak Presiden ke-7, Pak Jokowi ada di Jakarta. Sudah, janjian ketemu waktunya makan siang,” ungkapnya.
Baca juga : Lokasinya Lebih Ikonik, Bisa Dinikmati Warga Saat Macet
Dalam pertemuan dua jam itu, kata Prasetyo, Jokowi memberi beberapa masukan kepada Presiden Prabowo. Namun Prasetyo tidak mendetilkan lebih jauh pesan khusus dari Jokowi tersebut. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.