BREAKING NEWS
 

Gemira Minta Media Introspeksi, Santri Tahan Diri

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Rabu, 15 Oktober 2025 13:28 WIB
Sekjen Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira) Sudarto. Foto: Gemira

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekjen Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira) Sudarto menyayangkan tayangan video kontroversial dan ramai diperbincangkan publik. Selain melanggar prinsip jurnalisme, juga dinilai melecehkan pesantren beserta tokohnya.

Diingatkan Sudarto, pesantren adalah lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Ratusan tahun mendidik moral, adab, dan karakter bangsa dan terlibat dalam kemerdekaan Indonesia. Tokoh dan kiainya, juga sangat dihormati oleh masyarakat.

Baca juga : Pertamina Komitmen Keterbukaan Informasi, Tangkal Disinformasi Publik

"Khususnya di kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Ingat sejarah, pesantren dan tokohnya, jasanya besar bahkan sebelum Indonesia merdeka," kata Sudarto dalam keterangannya, Rabu (15/10/2025).

Adsense

Baik lembaga penyiaran, maupun publik di platform media sosial, jangan sampai menyakiti apalagi merendahkan dan menghina pesantren dan tokohnya. Sebab, ini bisa mengganggu harmoni sosial di masyarakat.

Baca juga : Amanda Manopo, Proses Lamaran Digelar Di Gunung

Dia yakin, para tokoh dan kiai berjiwa besar. Sehingga, persoalan yang tengah ramai di publik ini, selesai dengan bijaksana.

Dia pun meminta, para santri, dan warga NU menahan diri.

Baca juga : Jerman Menang Tipis, Prancis Tertahan di Islandia

"Mari terus berkhidmah, meski ada pihak yang tak suka pesantren dan nilai-nilainya. Jangan sampai amarah berubah menjadi kontraproduktif," ajaknya.

"Mari kita jaga bersama marwah Pesantren dan kiai. Biarkan kebijaksanaan para tokoh dan aparat, yang menyelesaikannya," pesannya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense