RM.id Rakyat Merdeka - Memasuki setahun kepemimpinan Kabinet Merah Putih di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dinilai berhasil mengendalikan inflasi di daerah. Stabilitas harga yang tercapai di kisaran 2,31–2,65 persen menjadi salah satu bukti keberhasilan Kemendagri dalam memastikan program prioritas pemerintah berjalan efektif hingga level akar rumput.
Analis Politik Universitas Syiah Kuala Aryos Nivada menilai Kemendagri telah mencatat banyak capaian positif. Terutama dalam pengendalian inflasi daerah dan pengawalan program prioritas nasional.
“Tugas Kemendagri dalam menjaga inflasi di daerah sudah berada di jalur yang benar. Laju inflasi yang terjaga di kisaran 2,31–2,65 persen merupakan kinerja yang patut diapresiasi karena masih sesuai dengan target sasaran inflasi,” kata Aryos, dalam keterangannya, Kamis (16/10/2025).
Kemendagri disebut berperan sebagai komando lintas sektor dalam menjaga inflasi daerah, di bawah arahan langsung Presiden Prabowo. Namun demikian, Aryos menilai koordinasi di level daerah masih perlu diperkuat.
Baca juga : PSM Jalani Era Baru, Arema Bidik Kemenangan Di Makassar
“Masih banyak daerah yang rentan karena lemahnya sistem deteksi dini terhadap fluktuasi harga pangan dan distribusi barang. Kemendagri perlu menggerakkan early warning system harga yang terhubung dengan BPS dan Bank Indonesia,” kata Aryos.
Selain menjaga stabilitas inflasi, Kemendagri juga dinilai sukses mengawal berbagai program kerakyatan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Program 3 Juta Rumah, Koperasi Desa Merah Putih, serta rehabilitasi sekolah dan Sekolah Unggul Garuda.
Langkah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang menginstruksikan inspektorat daerah untuk turun langsung mengawasi pelaksanaan program unggulan disebut sebagai strategi efektif untuk menutup celah penyimpangan.
"Program Makan Bergizi Gratis yang telah menjangkau 14,2 juta siswa merupakan langkah besar. Inspektorat daerah harus diberdayakan secara aktif untuk mengawasi implementasinya. Saya juga menyarankan pembentukan Forum UMKM Pangan Lokal agar suplai bahan makanan tetap stabil,” jelas Aryos.
Baca juga : Dubes China Wang Lutong Lepas Delegasi Kementrans Ke Negeri Panda
Dalam Program 3 Juta Rumah, kontribusi Kemendagri terlihat dari dukungan terhadap percepatan penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Kemendagri perlu menginstruksikan pemerintah daerah agar sinkron dengan kebijakan tata ruang nasional, supaya rumah rakyat terhubung dengan kawasan ekonomi produktif,” lanjutnya.
Aryos juga menyoroti pentingnya peran Kemendagri dalam rehabilitasi sekolah dan pengembangan Sekolah Unggul Garuda. Menurutnya, tata kelola keuangan daerah dan pendampingan teknis masih menjadi titik lemah yang perlu diperbaiki.
"Kolaborasi dengan perguruan tinggi dan asosiasi profesi akan sangat membantu meningkatkan kualitas hasil pembangunan sekolah,” ujarnya.
Baca juga : Kajian Medis: Galon PC Tak Sebabkan Gangguan Kehamilan dan Diabetes
Ke depan, kata Aryos, tantangan Kemendagri pada 2026 akan semakin kompleks di tengah tekanan fiskal daerah akibat efisiensi Transfer ke Daerah (TKD). Ia memberikan empat catatan penting untuk memperkuat kinerja Kemendagri pada tahun kedua Kabinet Merah Putih.
"Perkuat koordinasi vertikal dan horizontal antar daerah dan lintas kementerian. Bangun sistem pengawasan digital terpadu agar kebijakan pusat bisa dipantau secara real-time.
Terapkan insentif fiskal berbasis kinerja daerah. Kembangkan pelatihan ASN daerah agar implementasi kebijakan lebih efektif," urainya.
“Kemendagri harus menjadi penggerak utama agar pemerintah daerah cepat mengeksekusi arahan presiden. Kemampuan menggerakkan daerah akan menentukan keberhasilan agenda pemerintahan Prabowo-Gibran di tingkat akar rumput,” pungkas Aryos.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.