BREAKING NEWS
 

Prabowo Hadiri KTT Gaza, Stafsus Menag: Langkah Indonesia Wujudkan Perdamaian

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 16 Oktober 2025 20:27 WIB
Foto: Dok. Pribadi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza yang digelar di Sharm el-Sheikh, Mesir, pada Senin (13/10/2025). Menurutnya, Hal itu adalah langkah nyata Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.

"KTT tersebut menjadi momentum penting dalam sejarah diplomasi global. Di tengah krisis kemanusiaan berkepanjangan di Jalur Gaza, kehadiran Presiden Prabowo dinilai membawa harapan baru, bukan hanya bagi rakyat Palestina, tetapi juga bagi masa depan perdamaian dunia," ujarnya, Kamis (16/10/2025). 

Dalam KTT tersebut, Indonesia turut berperan aktif dalam mendorong tercapainya kesepakatan damai dan penghentian perang di Gaza, Palestina.

Baca juga : Seskab: Prabowo Jadi Penentu Sejarah Perdamaian Dunia

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah konkret Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia. Ini bukan hal yang mudah, tetapi berkat komitmen kuat Indonesia, upaya itu dapat ditempuh demi terwujudnya perdamaian antara Israel dan Palestina,” kata Gugun.

Adsense

Dia berharap, langkah konkret ini semakin memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan kemanusiaan.

Ia juga menilai momentum ini sebagai peluang bagi Kementerian Agama RI untuk memperluas jejaring di berbagai forum global lintas agama dan pendidikan.

Baca juga : Prabowo, Salah Satu Penentu Dan Pencetak Sejarah Perdamaian Gaza

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyebut kehadiran Indonesia dalam forum tersebut menunjukkan posisi Tanah Air yang semakin dihormati dan diperhitungkan di kancah internasional.

“Ini adalah momentum yang sangat baik bagi Indonesia,” ujar Teddy dalam keterangan persnya, Rabu (15/10).

Teddy menjelaskan, pengiriman bantuan kemanusiaan melalui udara ke wilayah konflik bukan perkara mudah karena membutuhkan izin lintas udara dari berbagai negara.

Baca juga : Kehadiran Prabowo Di KTT Gaza Wujud Dukungan Indonesia Untuk Perdamaian Dunia

“Hal ini memerlukan diplomasi yang kuat dan kedekatan personal dengan para pemimpin negara terkait,” ujar Teddy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense