BREAKING NEWS
 

Soal Gaya Ceplas-Ceplos Purbaya Didukung Gibran

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : ADITYA NUGROHO
Sabtu, 18 Oktober 2025 08:12 WIB
Menteri Keuangan Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa saat menggelar konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (14/10/2025). (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan tetap mempertahankan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos. Purbaya mengaku mendapat dukungan langsung dari Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka terkait gayanya itu.

“Kata beliau, terus aja ngomong ceplas-ceplos,” ujar Purbaya sambil tersenyum, usai rapat di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2025) sore.

Sebelumnya, Purbaya bertemu Gibran di Istana Wapres, Jakarta, pada Jumat (17/10/2025) siang. Dalam pertemuan itu, keduanya membahas sejumlah isu, mulai dari ekonomi nasional hingga persoalan transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026.

“Karena baru dari daerah, beliau menyuarakan keresahan para kepala daerah yang anggarannya dipotong,” kata Purbaya.

Menurutnya, Pemerintah Pusat belum bisa berbuat banyak untuk menambal pengurangan TKD dalam waktu dekat. Ia hanya mengimbau Pemerintah Daerah agar lebih tertib dalam penyerapan anggaran mulai triwulan I tahun depan.

“Dalam jangka pendek, saya nggak bisa apa-apa,” ujarnya.

Baca juga : Rektor UGM Sebut Jokowi Alumni Membanggakan

Purbaya menambahkan, jika ekonomi membaik, pendapatan negara juga akan meningkat. Dengan begitu, peluang pembagian dana ke daerah bisa kembali naik.

Ia menirukan pesan Gibran agar semua pihak tidak panik dan tetap menjaga stabilitas nasional. “Nanti triwulan ketiga kita hitung lagi, berapa yang bisa dibagi ke daerah. Beliau bilang, daerah jangan terlalu cemas,” tutur Purbaya.

Purbaya memang dikenal dengan gaya komunikasi yang lugas dan tidak bertele-tele. Mantan Ketua Dewan Komisioner LPS ini kerap membuat banyak pihak tersenyum dengan komentarnya yang spontan dan to the point — meski tak jarang juga membuat sebagian orang “kepanasan”. Dia juga dijuluki “menteri koboi.”

Salah satu gebrakan terbarunya adalah meluncurkan layanan aduan masyarakat “Lapor Pak Purbaya” melalui nomor WhatsApp 0822-4040-6600. Menurutnya, layanan ini dibuat agar masyarakat bisa langsung menyampaikan laporan tanpa perantara.

Adsense

Ia memastikan, tidak ada pegawai Bea Cukai atau Pajak yang bisa mengakses isi aduan tersebut, sehingga menjamin nol kebocoran data.

Sejak diluncurkan, “Lapor Pak Purbaya” telah menerima 15.933 pesan WhatsApp. Dari jumlah itu, 2.459 pesan berisi apresiasi terhadap kinerjanya, sementara 189 pesan masuk kategori aduan dan 10 kasus sedang ditindaklanjuti.

Baca juga : Ultah Prabowo ke-74 Digelar Sederhana

“Sisanya, 13.285 pesan masih dalam proses verifikasi,” tutup Purbaya.

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai gebrakan Purbaya cukup meyakinkan publik.

“Bagus untuk membuat warna baru,” ujar Mahfud di kanal YouTube resminya, Mahfud MD Official.

Menurut Mahfud, Purbaya merupakan sosok yang berani, tegas, dan kreatif. Ia juga mengapresiasi kebijakan fiskal Purbaya yang tidak membebani rakyat dengan pajak-pajak baru.

“Dia menjalankan langkah efektivitas dan efisiensi di kementerian, lembaga, dan BUMN. Mulai menghantam korupsi dan ilegalitas, baik di perpajakan maupun kepabeanan yang selama ini jadi masalah besar,” tambah Mahfud.

Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menilai, gaya ceplas-ceplos Purbaya justru membuatnya semakin disukai masyarakat. Purbaya dianggap terbuka dan tidak ada yang ditutup-tutupi. 

Baca juga : Purbaya Gelontorkan 148 T, TNI Beli Jet Tempur Chengdu J-10 Made In China

“Dukungan dari Wapres Gibran tentu menambah semangatnya untuk tetap tampil apa adanya,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka.

Senada, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan mengatakan, gaya komunikasi dan kebijakan ekonomi Purbaya berhasil menciptakan arus dukungan besar dari publik. “Secara politik, dia berhasil menciptakan arus besar. Apa pun pandangannya, selalu mendapat dukungan masyarakat,” kata Iwan.

Menurut Iwan, Purbaya menjadi angin segar karena mengusung pendekatan proaktif dan berani mendobrak. Alih-alih menaikkan pajak, ia memilih fokus pada stimulus ekonomi untuk memperkuat sektor riil dan menjaga daya beli masyarakat.

“Kepercayaan publik yang tinggi ini menjadi modal penting bagi Purbaya dalam menentukan arah kebijakan fiskal. Ini juga modal besar bagi pemerintahan Prabowo–Gibran secara keseluruhan,” pungkasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense