RM.id Rakyat Merdeka - Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat mengirimkan bantuan logistik penting berupa ribuan sarung dan selimut untuk pengungsi korban letusan Gunung Semeru di wilayah Lumajang, Jawa Timur.
Bantuan ini diberangkatkan dari gudang logistik PMI di Gresik, Jawa Timur, pada Jumat (21/11), menuju Kecamatan Pronojiwo dan sekitarnya. Logistik tersebut dikirimkan sebagai dukungan cepat PMI untuk memperkuat kapasitas respon PMI Kabupaten Lumajang.
Baca juga : Fraksi Demokrat Minta Pemerintah Fokus Beri Bantuan Modal Dan SDM Koperasi Desa
Adapun bantuan yang difokuskan pada perlindungan dan kenyamanan para pengungsi terdiri dari 1.000 lembar sarung, 500 lembar selimut dan 200 unit Hygiene Kit (peralatan kebersihan).
Sekretaris Jenderal PMI, A.M. Fachir, menyampaikan bahwa pengiriman ini merupakan langkah nyata untuk memastikan penanganan bencana yang cepat dan terkoordinasi.
Baca juga : Menteri Ara Perkuat Kolaborasi Kementerian Demi KUR Perumahan
“PMI bergerak cepat untuk memastikan warga yang terdampak letusan Gunung Semeru mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan. Bantuan logistik ini adalah langkah awal untuk mendukung kenyamanan dan kesehatan para pengungsi,” ujar A.M. Fachir dikutip dari laman resmi PMI, Jumat (21/11).
Ia menambahkan, PMI akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Sumber daya tambahan, termasuk relawan, telah disiagakan apabila dibutuhkan dalam fase tanggap darurat maupun pemulihan.
Baca juga : Kapolri Berikan Rasa Aman Ke Masyarakat
Kehadiran logistik dari PMI Pusat ini akan memperkuat operasi tanggap darurat yang saat ini telah diaktifkan oleh PMI Kabupaten Lumajang, termasuk pembukaan dapur umum dan pos pertolongan pertama bagi masyarakat yang tengah mengungsi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.