BREAKING NEWS
 

IPB University Dan PAPMM Kirim 1 Ton Rendang Untuk Korban Bencana Sumatera

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Selasa, 9 Desember 2025 15:48 WIB
IPB University bersama Persatuan Alumni Pelajar dan Mahasiswa Minang (PAPMM) menginisiasi gerakan kemanusiaan Marandang Basamo dengan memproduksi satu ton rendang daging untuk disalurkan kepada korban bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. (Foto: Dok. IPB University)

RM.id  Rakyat Merdeka - IPB University bersama Persatuan Alumni Pelajar dan Mahasiswa Minang (PAPMM) menginisiasi gerakan kemanusiaan “Marandang Basamo” dengan memproduksi satu ton rendang daging untuk disalurkan kepada korban bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Sebanyak 150 relawan yang terdiri dari dosen, mahasiswa, alumni, serta masyarakat dari Jabodetabek berpartisipasi sebagai wujud kepedulian terhadap saudara sebangsa yang terdampak bencana.

Pelaksana harian (Plh) Rektor IPB University Prof Ernan Rustiadi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas unsur yang terlibat.

“Sumatera memiliki kedekatan yang sangat kuat dengan IPB. Banyak mahasiswa, dosen, hingga alumni kami berasal dari Sumatra Barat dan Sumatra Utara. Karena itu, apa yang terjadi di sana merupakan bagian dari keluarga besar kami. IPB akan selalu hadir untuk berkontribusi,” ujar Prof Ernan dalam keterangannya, Selasa (9/12/2025).

Baca juga : DPM Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Sumut Dan Aceh

Ia menambahkan, bahwa IPB University tidak hanya berperan dalam penyaluran bantuan logistik, tetapi juga aktif mengirimkan tim ke lapangan serta berkoordinasi dengan tujuh perguruan tinggi yang ditugaskan sebagai posko dukungan bagi wilayah terdampak bencana.

Rendang yang diproduksi dalam kegiatan ini tidak hanya mengedepankan aspek gizi dan nilai budaya, tetapi juga keamanan pangan dan daya simpan.

Adapun Proses pengemasan dilakukan melalui kolaborasi dengan Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB University serta fasilitas Mitra Tani (MT Farm) di Tegalwaru dengan metode vakum dan sterilisasi, sehingga produk dapat bertahan hingga dua tahun.

Adsense

“Teknologi pangan IPB mampu menjawab tantangan di situasi darurat. Kami berharap kontribusi ini memberi manfaat nyata dan ikut mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana,” ujarnya.

Baca juga : Danone Indonesia Perkuat Kolaborasi Bantu Korban Banjir di Sumatra

Sementara itu, Wakil Ketua PAPMM Fadli Afriadi mengatakan, bahwa gerakan ini berawal dari inisiatif alumni Minang IPB yang kemudian mendapatkan dukungan luas dari dosen, influencer, serta dunia usaha.

“Bagi masyarakat Minang, rendang bukan sekadar makanan, tetapi simbol tradisi, solidaritas, dan kebersamaan. Kami berharap rendang ini dapat menjadi penguat moril bagi para korban bencana,” ujar Fadli.

Sementara itu, inisiator Marandang Basamo, Rindang Matoati menuturkan, bahwa inovasi dalam pengolahan dan pengemasan rendang dilakukan agar bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat terdampak.

“Kami memastikan rendang ini aman, higienis, dan tahan lama. Harapannya, bantuan benar-benar bisa dikonsumsi dengan baik, tidak terbuang, serta dapat disimpan dalam jangka panjang,” ungkap dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University ini.

Baca juga : Pemprov DKI Kirim Bantuan Ketiga untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Selain rendang, panitia juga tengah mengupayakan penambahan nasi instan inovasi IPB University agar bantuan dapat disalurkan dalam bentuk paket santap saji siap makan.

Rindang menambahkan, distribusi bantuan dilakukan melalui jaringan relawan, termasuk komunitas influencer Minang, serta berbagai platform kemanusiaan.

"Hal ini untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat terdampak bencana," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense