BREAKING NEWS
 

Jembatan Gantung Pulihkan Akses Petani Dan Pelajar Di Wonogiri

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Sabtu, 17 Januari 2026 19:37 WIB
Foto: Tim Media Presiden

RM.id  Rakyat Merdeka - Dusun Bulak dan Dusun Pengkol di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, yang sebelumnya terpisah oleh Sungai Keduang kini kembali terhubung setelah jembatan gantung selesai dibangun dan mulai digunakan pada Kamis (15/1/2026).

Keberadaan jembatan tersebut memudahkan mobilitas warga. Para pelajar tidak lagi harus berenang menyeberangi sungai saat berangkat dan pulang sekolah, sementara petani kini dapat mengangkut hasil panen dengan lebih aman. Kendaraan roda dua juga sudah dapat melintas di atas jembatan.

Sebelumnya, jembatan penghubung kedua dusun itu terputus akibat banjir Sungai Keduang pada 15 Desember 2024. Selama hampir satu tahun, warga terpaksa berenang setiap kali hendak menyeberang sungai untuk beraktivitas sehari-hari.

Baca juga : Pertamina Ajak Publik Bergerak Bersama Dalam Transisi Energi

Melihat kondisi tersebut, TNI Angkatan Darat bergerak cepat membantu masyarakat dengan membangun jembatan gantung baru. Personel Zeni TNI AD bersama warga setempat mulai bekerja sejak pertengahan Desember 2025.

Dengan peralatan sederhana berupa bambu dan tali, prajurit TNI bersama warga mengangkat batu-batu sungai untuk membangun fondasi. Mereka kemudian memasang kabel sling sebagai rangka utama, mendirikan tiang penyangga, serta menyusun papan kayu sebagai lantai jembatan. Proses pembangunan dilakukan secara intensif hingga jembatan rampung dalam waktu sekitar satu bulan.

Adsense

Jembatan Sungai Keduang 2 kini berdiri kokoh dengan tiang penyangga berwarna merah, lantai kayu berwarna hijau, serta dihiasi bendera Merah Putih di kedua sisi. Warga tampak antusias dan gembira saat melintasi jembatan tersebut.

Baca juga : RI Kini Jadi Rujukan, Jepang Pelajari Program Makan Bergizi Gratis

“Sekarang kegiatan petani dan anak-anak sekolah bisa berjalan lancar. Terima kasih,” ujar salah seorang warga.

Penyelesaian jembatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam pemulihan infrastruktur pascabencana.

“Kehadiran TNI AD di tengah masyarakat diharapkan dapat mempercepat pemulihan wilayah serta memperkuat ketahanan dan kesejahteraan warga,” demikian dikutip dari akun Instagram Pusat Zeni TNI Angkatan Darat, Minggu (17/1/2026).

Baca juga : Robert Kardinal Dorong Perluasan Akses Dan Lokasi Sekolah Rakyat Di Papua

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas Khusus Darurat Jembatan pada akhir November 2025. Satgas tersebut bertugas membangun jembatan di berbagai daerah terpencil agar tidak ada lagi anak-anak yang harus berenang menyeberangi sungai untuk bersekolah.

Melalui program tersebut, prajurit TNI, personel Polri, serta mahasiswa Teknik Sipil diterjunkan langsung ke desa-desa. Pemerintah menargetkan pembangunan sebanyak 300 ribu jembatan dapat diselesaikan pada 2026.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense