RM.id Rakyat Merdeka - Upaya pemulihan akses transportasi di sejumlah wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh terus menunjukkan progres signifikan. Sejumlah jembatan telah rampung 100 persen dan mulai difungsikan, sementara beberapa titik lainnya masih dalam tahap penyelesaian dan dikebut agar segera dapat digunakan masyarakat.
Pembangunan jembatan Bailey dan Armco tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam rangka mempercepat pemulihan mobilitas warga, terutama di wilayah yang sebelumnya mengalami kerusakan infrastruktur akibat bencana.
Di Kabupaten Aceh Tengah, Jembatan Bailey di kawasan PLTA Angkup telah rampung sepenuhnya dan kini dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Jembatan bercat merah putih itu kembali menghubungkan akses warga sehingga aktivitas masyarakat di sekitar lokasi berangsur normal.
Baca juga : 16 Sumur Bor di Sumbar Rampung, Warga Kembali Nikmati Air Bersih
Kondisi serupa juga terlihat di Jembatan Bailey Bener Pepanyi, Kabupaten Bener Meriah, yang telah selesai dibangun dan siap menunjang mobilitas warga. Sejumlah kendaraan, termasuk truk, sudah melintas di jembatan tersebut meski masih terdapat alat berat di sekitar lokasi pekerjaan.
Sementara itu, pembangunan Jembatan Bailey pada ruas jalan menuju Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, masih terus berlanjut. Rangka jembatan telah terpasang, dan personel TNI saat ini menyelesaikan pemasangan baja pelapis lantai jembatan dengan dukungan alat berat.
Progres pembangunan juga berlangsung di Jembatan Bailey Matang Serdang, Kabupaten Aceh Tamiang. Di lokasi ini, alat berat dikerahkan untuk mengangkut rangkaian baja, sementara personel TNI memasang dinding pembatas serta lantai jembatan secara bertahap.
Baca juga : Rehabilitasi Dikebut, Anak-anak di Sumut Kembali Bersekolah
Selain jembatan Bailey, pembangunan jembatan Armco di sejumlah desa di Aceh juga menunjukkan perkembangan signifikan. Jembatan Armco di Desa Terban, Kabupaten Aceh Tamiang, telah rampung dan dapat dilalui kendaraan, dengan penyempurnaan akhir berupa penghalusan tembok pembatas.
Di Desa Blang Kandis, Aceh Tamiang, pembangunan jembatan Armco masih dalam tahap penyelesaian. Pelat baja Armco dan beton pelapis telah terpasang, sementara pengerjaan difokuskan pada pengurukan dan perapihan badan jalan serta plesteran beton pelapis gorong-gorong.
Sementara itu, Jembatan Armco di Desa Salah Sirong 2 hampir sepenuhnya rampung. Beton pelapis telah terpasang dan tengah menunggu proses pengeringan, sementara jalan di atas jembatan secara fungsional sudah dapat dilalui kendaraan.
Baca juga : Pembangunan Jembatan Terus Berprogres Sambung Lagi Konektivitas Warga Aceh
Adapun pembangunan Jembatan Armco di Desa Salah Sirong 3 masih berada pada tahap perakitan struktur baja Armco yang akan dipasang di atas sungai yang sebelumnya terputus akibat banjir.
Pemerintah daerah bersama TNI terus mengawal percepatan penyelesaian seluruh pembangunan jembatan tersebut. Kehadiran jembatan-jembatan ini diharapkan dapat segera memulihkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Aceh.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.