Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
16 Sumur Bor di Sumbar Rampung, Warga Kembali Nikmati Air Bersih
Jumat, 30 Januari 2026 19:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penyediaan sumber air bersih bagi masyarakat terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar) terus menunjukkan kemajuan signifikan. Pemerintah bersama TNI mempercepat pembangunan sumur bor agar warga kembali memperoleh akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Hingga Kamis (29/1/2026), pembangunan sumur bor telah rampung di 16 titik dan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat. Terutama di kawasan terdampak bencana serta lokasi hunian sementara.
Ketersediaan air bersih krusial untuk menjaga kesehatan lingkungan, menunjang aktivitas harian warga, serta mempercepat stabilisasi kondisi permukiman pascabencana.
Baca juga : Prabowo Bertemu Ara Di Hambalang, Bahas 141 Ribu Rumah Bersubsidi
Sebanyak 16 sumur bor tersebut tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar, meliputi Kabupaten Agam, Kabupaten Solok, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, serta Kota Padang.
Lokasi pembangunan antara lain berada di Nagari Pasie Laweh dan Nagari Pagadih, Kabupaten Agam; Nagari Paninggahan, Kabupaten Solok; Nagari Guguk Malalo, Kabupaten Tanah Datar; serta sejumlah titik permukiman dan fasilitas sosial di Kecamatan Kuranji, Kecamatan Nanggalo, dan Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Pembangunan sumur bor juga menjangkau kawasan jorong, perumahan warga, hingga hunian sementara. Dengan demikian, manfaat air bersih dapat langsung dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
Baca juga : Jembatan Gantung Segera Sambungkan Kembali Desa Terisolasi di Aceh
Dalam proses pembangunan tersebut, personel TNI dari berbagai satuan terlibat langsung di lapangan melalui pola kerja terpadu dan lintas fungsi. Personel TNI tidak hanya menangani aspek teknis pengeboran dan instalasi, tetapi juga menyiapkan lokasi, mengangkut peralatan, serta mengamankan area kerja.
Partisipasi masyarakat setempat juga terlihat aktif melalui kegiatan gotong royong. Kolaborasi antara aparat dan warga dinilai mampu mempercepat proses pengerjaan sekaligus memastikan fasilitas yang dibangun sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Selain 16 titik yang telah beroperasi, saat ini masih terdapat tiga unit sumur bor yang sedang dalam tahap pembangunan. Lokasi tersebut berada di kawasan Hunian Sementara (Hunsela) Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukik, serta beberapa titik di Kelurahan Kapalo Koto, Kota Padang, dan Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kabupaten Agam.
Baca juga : Potret dari Udara Huntara Aceh Tamiang, Tertata Rapi dan Bersih
Pemerintah memastikan pembangunan sumur bor akan terus dilanjutkan hingga seluruh wilayah terdampak bencana memperoleh akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya