BREAKING NEWS
 

Kasatgaswil Aceh Safrizal: 4.401 Hunian Sementara Rampung

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Jumat, 6 Februari 2026 16:40 WIB
Kasatgaswil Aceh Safrizal (kedua kiri) bersama petugas terkait menyelesaikan pembangunan huntara di Aceh.(Foto: Dok. Satgaswil Aceh)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kasatgaswil Aceh Safrizal ZA mengatakan, pemerintah bersama pemangku kepentingan telah menyelesaikan pembangunan 4.401 unit hunian sementara (huntara) di seluruh Aceh.

Riibuan huntara tersebut tersebar di berbagai kabupaten/kota terdampak. Kabupaten Aceh Utara menjadi daerah dengan jumlah terbanyak, yakni 1.015 unit, kemudian Kabupaten Aceh Tamiang 1.000 unit, Kabupaten Gayo Lues 530 unit, Kabupaten Aceh Timur 529 unit, dan Kabupaten Bener Meriah 455 unit.

Selanjutnya Kabupaten Pidie Jaya 410 unit, Kabupaten Aceh Tengah 300 unit, Kabupaten Nagan Raya 70 unit, Kota Lhokseumawe 50 unit, Kabupaten Pidie 12 unit, dan Kota Langsa 30 unit.

Safrizal menambahkan, pembangunan huntara telah rampung 4.401 unit atau setara dengan 26 persen dari jumlah keseluruhan yang saat ini sedang dan akan terus dibagun sebanyak 15.956 unit.

Baca juga : Jamkrindo Salurkan 21 Unit Hunian Sementara di Aceh

"Pemerintah melalui Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) akan terus mengawal sampai semua tercapai dan terus percepat" ujar Safrizal dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).

Sementara itu, dengan kemajuan signifikan pembangunan huntara pasca dibentuknya Satuan Tugas Wilayah Aceh yang dikomando Safrizal yang juga Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kemendagri ini, maka jumlah pengungs yang mendiami tenda-tenda darurat juga terus mengalami penurunan.

"Dampak dari semakin banyak Huntara selesai yakni jumlah pengungsi berkurang. Menurut laporan Posko Transisi, jumlah pengungsi di Aceh terus menurun signifikan dan saat ini masih terdapat 74.120 atau 19.019 kepala keluarga yang masih tersebar di 986 titik pengungsian di 10 kabupaten/kota". ujar Safrizal.

Adsense

Ia menambahkan dari aspek pemulihan ekonomi juga mulai bergerak. Safrizal menegaskan 465 pasar rakyat di Aceh telah kembali aktif, membantu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Baca juga : Kasatgaswil Aceh dan Kepala BNPB Dorong Percepatan Rehabilitasi di Aceh

Selain itu, 641 rumah ibadah telah kembali difungsikan, menandai pulihnya kehidupan sosial dan keagamaan warga.

"Di sektor pembersihan lumpur, Kementerian PUPR dari 235 lokasi sasaran pembersihan di Aceh, sebanyak 129 lokasi telah selesai ditangani, sementara 106 lokasi lainnya masih dalam proses," ujarnya.

Pembersihan ini menjadi fondasi penting untuk memulihkan permukiman, fasilitas umum, dan aktivitas ekonomi warga, termasuk Komplek Kantor Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang yang sudah siap digunakan setelah sebelumnya terkena dampak yang parah.

Sementara dari aspek kesehatan, Safrizal menambahkan seluruh fasilitas kesehatan terdampak tetap berfungsi. Tercatat 146 fasilitas kesehatan di Aceh terdampak bencana namun tetap operasional.

Baca juga : Warga Aceh Tamiang Sudah Huni Rumah Sementara: Terima Kasih Pemerintah

Dua puskesmas menjalankan pelayanan di luar gedung, yakni Puskesmas Lokop di Aceh Timur dan Puskesmas Jambur Lak Lak di Aceh Tenggara.

Sementara itu, sektor pendidikan juga terdampak dengan 1.204 fasilitas pendidikan, namun proses belajar mengajar terus diupayakan tetap berjalan.

Dari sisi infrastruktur dasar, pembangunan sarana air bersih dan sanitasi terus dikebut. Di Aceh, 614 sumur bor telah selesai dibangun, satu unit masih dalam proses, dan empat unit dalam tahap persiapan.

"Untuk fasilitas MCK, 46 unit telah rampung, sementara 26 unit lainnya masih dalam pengerjaan, guna menjamin kesehatan lingkungan masyarakat terdampak, Semoga semua dimudahkan, InsyaAllah jelang ramadhan ini progressnya terus signifikan", pungkas Safrizal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense