RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus menggeber pemulihan pascabanjir di Sumatera, dengan fokus pada penyediaan hunian tetap (Huntap). Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan negara tidak boleh lambat membantu rakyat terdampak bencana.
Hal itu disampaikan Menteri PKP, Maruarar Sirait dalam Rapat Koordinasi Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Kompleks DPR/MPR, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Rakor pemulihan pascabencana ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, didampingi Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurizal dan Saan Mustopa. Turut hadir Kasatgas/Menteri Dalam Negeri, Wakasatgas I/Kasum TNI, Wakasatgas II/Kepala BNPB, Wakasatgas III/Komandan Korps Brigade Mobil Polri, Wakasatgas IV/Kepala BPI Danantara, Menteri Keuangan, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, Menteri Perdagangan, Menteri UMKM dan Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pusat Statistik.
Baca juga : Aksi Donor Darah Laskar Merah Putih Hadirkan Cinta Kasih Jelang Ramadan
Dalam rakor tersebut, Menteri yang akrab disapa Ara itu memaparkan lima langkah percepatan pemulihan pascabanjir di Sumatera. Pertama, Kementerian PKP bertanggung jawab penuh atas pembangunan Huntap dengan pola relokasi terpusat. Kedua, PKP telah mendata kebutuhan pembangunan sebanyak 26.969 unit Huntap dengan total anggaran mencapai Rp8,525 triliun untuk tiga tahun ke depan sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi.
Ketiga, pembangunan Huntap melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) terus berjalan. Termasuk 2.603 unit bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi. Ratusan unit di antaranya ditargetkan sudah bisa dihuni sebelum Lebaran. Keempat, Kementerian PKP mendorong integrasi satu data kebencanaan nasional melalui pembentukan tim gabungan lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar proses pemulihan lebih cepat dan tepat sasaran. Kelima, kolaborasi CSR dari berbagai pihak terus dibuka untuk mempercepat pembangunan hunian layak bagi para korban bencana.
"Kolaborasi semua pihak sangat penting agar masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak," tegas Ara.
Baca juga : Volker: Serangan Energi Rusia Tak Akan Lumpuhkan Ukraina
Mantan anggota DPR empat periode ini juga menyampaikan apresiasi kepada Bang Dasco selaku pimpinan DPR atas arahan dan dukungannya dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir di Sumatera.
Sementara itu, Dasco mengapresiasi langkah cepat Pemerintah, termasuk rencana penambahan alokasi anggaran untuk mendukung pembangunan Huntap.
Politisi Gerindra tersebut menekankan pentingnya memastikan kebutuhan warga terdampak, baik yang masih berada di pengungsian, hunian sementara maupun hunian tetap terpenuhi demi menjaga stabilitas sosial menjelang hari besar keagamaan.
Baca juga : Perketat Risiko Trading Derivatif, Pintu Futures Siapkan 5 Fitur Unggulan
Menurutnya, percepatan pembangunan hunian bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagian dari pemulihan psikologis masyarakat korban bencana.
"DPR akan terus melakukan pengawasan agar target pembangunan tepat waktu dan tepat sasaran," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.