RM.id Rakyat Merdeka -
Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan KSPSI sukses menyelenggarakan Musyawarah Nasional (MUNAS) Tahun 2026 yang berlangsung pada tanggal 2–3 April 2026 di Hotel Golden Boutique Kemayoran, Jakarta Pusat. Kegiatan ini mengusung tema: “Dengan MUNAS kita wujudkan solidaritas pekerja untuk kesejahteraan anggota beserta keluarganya.”
MUNAS tahun ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting nasional, di antaranya Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D. selaku Menteri Ketenagakerjaan RI, Moh. Jumhur Hidayat selaku Ketua Umum DPP Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Arif Minardi selaku Sekretaris Jenderal KSPSI, Dr. Dedi Sudarajat, S.H., M.H., C.T.A. selaku Ketua Umum FSP KEP dan Ketua Bidang OKK KSPSI, Hendry Wardana, S.H. selaku Ketua Umum FSP RTMM, Budi Cahyono selaku Sekretaris Umum FSPPI, serta Syamsul Bahri selaku Ketua DPD KSPSI Jakarta. Turut hadir pula Dedi Hardianto, S.H. selaku Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, serta Ujang Romli yang juga merupakan Ketua Umum salah satu serikat pekerja anggota KSPSI, beserta ketua-ketua umum lainnya dari serikat pekerja anggota KSPSI.
Kegiatan MUNAS berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 100 peserta yang berasal dari 18 provinsi di seluruh Indonesia, meliputi unsur pengurus pusat, pengurus daerah, pengurus cabang, hingga pengurus unit kerja yang memenuhi syarat sebagai peserta MUNAS. Partisipasi yang luas ini menunjukkan kuatnya jaringan organisasi serta tingginya komitmen anggota dalam membangun solidaritas pekerja.
Selain itu, Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan KSPSI juga menunjukkan kekuatan peran perempuan dalam organisasi. Hal ini tercermin dari banyaknya “srikandi” atau perempuan-perempuan hebat yang aktif dan berperan strategis dalam kepengurusan daerah, yang turut menjadi pilar penting dalam menjalankan roda organisasi.
Dalam rangka memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja, BPJS Ketenagakerjaan turut berpartisipasi dengan memberikan sosialisasi terkait program-program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh peserta MUNAS.
Agenda MUNAS tidak hanya mencakup pemilihan kepemimpinan, namun juga pengesahan AD/ART serta Program Umum Organisasi melalui rapat komisi-komisi yang kemudian dilanjutkan dengan rapat pleno sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi dalam MUNAS.
Salah satu hasil penting dalam MUNAS ini adalah terpilihnya kembali Wiwit Widuri, S.H., M.H. sebagai Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan KSPSI periode 2026–2031 secara aklamasi. Hal ini menjadi catatan sejarah sejak berdirinya FSP FARKES KSPSI, di mana untuk pertama kalinya Ketua Umum terpilih kembali secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional. Kepemimpinan yang “dinakhodai” oleh seorang srikandi ini juga menjadikan FSP FARKES KSPSI sebagai satu-satunya serikat pekerja anggota di bawah Moh. Jumhur Hidayat yang dipimpin oleh seorang perempuan.
Ketua Umum terpilih, Wiwit Widuri, S.H., M.H. menyampaikan harapan agar kepengurusan ke depan dapat semakin solid dan mampu membawa organisasi menjadi lebih baik, tidak hanya bagi kepentingan internal organisasi, tetapi juga dalam memperjuangkan kesejahteraan seluruh anggota beserta keluarganya.
"MUNAS Tahun 2026 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas, meningkatkan peran strategis organisasi, serta memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja di sektor farmasi dan kesehatan di Indonesia," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.