RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi Aceh dan Jawa Tengah resmi memperkuat sinergi ekonomi melalui penandatanganan perjanjian kerja sama strategis. Dalam kesepakatan ini, PT Pembangunan Aceh (PEMA) Perseroda dipercayakan untuk menggarap potensi besar di sektor energi, industri, hingga agrobisnis bersama sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Tengah.
Penandatanganan naskah kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur Aceh, Jumat (24/4/2026) lalu.
Kolaborasi ini dirancang untuk berlaku selama satu tahun ke depan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang saling menguntungkan antar kedua wilayah.
Baca juga : Senator Kanada: Pentingnya Kerja Sama Dengan Indonesia, Tak Sekadar Perdagangan
Sebagai instrumen bisnis daerah, PT PEMA akan membangun kolaborasi teknis dengan tiga BUMD besar asal Jawa Tengah, yakni PT Jateng Agro Berdikari (JTAB), PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), dan PT Jateng Petro Energi (JPEN).
Selain sektor riil, sinergi ini juga merambah sektor keuangan melalui penguatan hubungan antara Bank Aceh Syariah dan Bank Jateng.
Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur, menyatakan kesiapannya untuk mengeksekusi mandat dari Gubernur tersebut. Ia menilai kolaborasi ini merupakan fondasi penting untuk memperluas jaringan bisnis Aceh di level nasional.
Baca juga : Diversifikasi Pasokan Energi Menjaga Stabilitas Nasional
“Kolaborasi ini menjadi fondasi untuk membuka peluang baru, memperkuat kapasitas daerah, dan menciptakan nilai berkelanjutan. PT PEMA siap berada di garis depan dalam mengakselerasi implementasinya,” tegas Mawardi dalam keterangan resminya, Minggu (26/4/2026).
Sinergi ini tidak hanya berhenti di level perusahaan daerah, tetapi juga melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta organisasi profesi seperti Kadin dan Hipmi dari kedua provinsi.
Pendekatan collaborative government ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang kompetitif, meningkatkan nilai investasi, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui potensi energi dan agrobisnis yang dimiliki masing-masing provinsi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.