BREAKING NEWS
 

BNI Pacu Kredit Berkualitas Rp 968,5 Triliun, Perkuat Ekosistem Danantara

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Minggu, 9 Agustus 2026 11:10 WIB
Ilustrasi. Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan pertumbuhan kredit signifikan pada paruh pertama 2026. Total kredit BNI mencapai Rp 968,5 triliun, tumbuh 24,4 persen secara tahunan (year on year/yoy), didukung portofolio yang terdiversifikasi dan kualitas aset yang terjaga.

Pertumbuhan ini menjadi modal penting bagi BNI untuk memperkuat perannya dalam ekosistem Danantara Indonesia. Ekspansi pembiayaan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan prospek industri dan profil risiko setiap debitur, sejalan dengan arah pengelolaan BUMN di bawah Danantara yang mendorong penguatan daya saing dan pertumbuhan usaha yang sehat.

Baca juga : Akademisi Puji Atensi Prabowo Wujudkan Kampung Haji Lewat Danantara

Direktur Risk Management BNI David Pirzada menegaskan bahwa kualitas aset yang terjaga merupakan hasil penerapan manajemen risiko secara disiplin. Hingga akhir Juni 2026, rasio kredit bermasalah atau loan at risk (LAR) membaik dari 11,0 persen menjadi 8,1 persen, sementara rasio non performing loan (NPL) berada di level 1,9 persen.

Adsense

"Pengelolaan risiko dilakukan sejak tahap penetapan sektor prioritas, analisis kelayakan debitur, hingga pemantauan pasca penyaluran kredit. BNI juga terus memperkuat sistem peringatan dini agar setiap perubahan profil risiko dapat diidentifikasi dan ditangani secara lebih cepat," ujar David.

Baca juga : DPR Puji Kinerja Bank Mandiri

Pembiayaan BNI menyasar berbagai segmen usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perusahaan menengah, hingga korporasi. Pembiayaan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat modal kerja, menambah persediaan dan kapasitas produksi, membeli peralatan, memperluas jaringan pemasaran, hingga mengembangkan proyek dan menjangkau pasar baru.

Untuk mendekatkan solusi pembiayaan, BNI memperkuat peran jaringan melalui implementasi BRAVE atau Branch, Region & Area Value Empowerment di seluruh wilayah operasional. Melalui BRAVE, kantor wilayah dan kantor cabang didorong untuk memahami karakteristik ekonomi lokal dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelaku usaha.

Baca juga : PPRO Hadirkan Hunian Unggulan di Danantara Housing Expo 2026

Memasuki paruh kedua 2026, BNI akan menjaga pertumbuhan kredit yang berkualitas dan terdiversifikasi serta mempertahankan kualitas aset melalui pengelolaan risiko dan pencadangan yang disiplin. Upaya tersebut diperkuat melalui transformasi BRAVE dan digitalisasi untuk meningkatkan produktivitas jaringan dan menggali potensi ekonomi lokal.

Sebagai bagian dari portofolio Danantara Indonesia, BNI menjalankan ekspansi bisnis dengan tetap menempatkan kualitas, tata kelola, dan penciptaan nilai berkelanjutan sebagai landasan pertumbuhan. Melalui pembiayaan yang selektif dan dukungan jaringan yang luas, BNI berkomitmen membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas dan membawa bisnisnya ke tahap berikutnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense