Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kemenag Terbitkan 40 Buku Digital PAI untuk Siswa PAUD hingga Mahasiswa
- Investasi 6 Perusahaan TPT Berpotensi Ciptakan Hampir 10.000 Lapangan Kerja
- Bos Toyota: Solusi Atasi Krisis Iklim Bisa Dari Lingkungan Sekitar
- Transjakarta Gandeng APKI-PERDOKI, Perkuat Standar Kesehatan Pramudi
- Umuh Muchtar Optimistis Maung Bandung Makin Kuat
RM.id Rakyat Merdeka - DPR mengapresiasi kinerja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp28,5 triliun pada Semester I 2026 atau tumbuh 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurut Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto, capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa Bank Mandiri mampu mempertahankan kinerja yang sehat di tengah tantangan ekonomi global maupun domestik yang masih berlangsung.
“Pertumbuhan laba sebesar 25 persen merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Ini menunjukkan Bank Mandiri memiliki fundamental yang kuat serta mampu menjaga momentum pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan,” ujar Darmadi.
Baca juga : Wapres Tampung Aspirasi, Kejar Target Infrastruktur
Ia menilai, pertumbuhan tersebut tidak hanya ditopang oleh peningkatan profitabilitas, tetapi juga oleh fungsi intermediasi yang terus berjalan dengan baik.
Hingga Semester I 2026, Bank Mandiri mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp1.590 triliun, tumbuh hampir 20 persen secara tahunan, jauh di atas pertumbuhan rata-rata industri perbankan.
Menurut Darmadi, capaian tersebut menunjukkan bahwa Bank Mandiri tetap agresif menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor produktif sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap aktivitas ekonomi nasional.
Baca juga : Menteri PPN: Dampak Nyata Lebih Penting Dari Komitmen
“Saya melihat pertumbuhan kredit yang berada di atas rata-rata industri merupakan indikator positif. Artinya, Bank Mandiri tetap menjalankan fungsi intermediasi secara optimal untuk mendukung dunia usaha, investasi, dan penciptaan lapangan kerja,” katanya.
Darmadi juga menilai kemampuan Bank Mandiri menjaga pertumbuhan laba di tengah tekanan Net Interest Margin (NIM) menjadi bukti bahwa efisiensi operasional dan strategi bisnis perusahaan berjalan dengan baik.
“Di tengah tantangan biaya dana dan dinamika suku bunga, Bank Mandiri tetap mampu meningkatkan profitabilitas. Hal ini menunjukkan kualitas manajemen, tata kelola perusahaan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan kondisi ekonomi,” ujarnya.
Baca juga : Dasco Ajak Kader Gerindra Lawan Hoaks Di Medsos
Sebagai bank milik negara, lanjut Darmadi, Bank Mandiri diharapkan terus menjaga keseimbangan antara pencapaian kinerja keuangan dengan perannya sebagai motor penggerak perekonomian nasional. Penyaluran pembiayaan kepada sektor produktif, UMKM, hilirisasi industri, serta proyek-proyek strategis nasional perlu terus diperkuat agar manfaat pertumbuhan perusahaan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“BUMN perbankan tidak hanya dituntut menghasilkan laba, tetapi juga harus mampu menjadi katalis pertumbuhan ekonomi. Saya berharap Bank Mandiri dapat terus mempertahankan kinerja positif ini sekaligus memperluas kontribusinya bagi pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutup Darmadi. PYB
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Jumat, 7 Agustus 2026 dengan judul "Bukukan Laba Rp 28,5 Triliun DPR Puji Kinerja Bank Mandiri"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya