BREAKING NEWS
 

Survei Median 2026: Prabowo Puncaki Elektabilitas, Kepuasan Publik 56,2 Persen

Reporter & Editor :
FAZRY
Senin, 31 Agustus 2026 12:59 WIB
Direktur Eksekutif Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun. (Foto: Fazry/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei nasional terbaru mengenai evaluasi kinerja pemerintah dan peta elektabilitas figur politik.

Hasilnya, sebanyak 56,2 persen publik mengaku puas terhadap kinerja pemerintahan saat ini, dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi pendorong utama kepuasan tersebut.

Sementara itu, dalam peta elektabilitas capres, nama Prabowo masih kokoh berada di posisi teratas.

Pemaparan hasil survei bertajuk "Membaca Suara Publik: Evaluasi Kinerja Presiden, Elektabilitas Partai, dan Isu Kontemporer" tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, di Bakoel Koffie Cikini, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2026).

Rico menjelaskan, penarikan data lapangan dilakukan sepanjang 21 Juli hingga 2 Agustus 2026 di seluruh 38 provinsi di Indonesia melalui metode wawancara tatap muka (face-to-face).

Baca juga : Bamsoet Apresiasi Capaian Kerja Prabowo: Dari Swasembada Pangan hingga Reformasi BUMN

Survei ini melibatkan sebanyak 1.212 responden dengan margin of error sebesar ±2,75 persen pada tingkat kepercayaan nasional.

"Data ini menggambarkan dinamika politik nasional yang terjadi selama periode pengambilan data," ujar Rico.

MBG Jadi Alasan Utama Kepuasan

Dalam evaluasi kinerja pemerintahan, tingkat kepuasan publik tercatat mencapai 56,2 persen.

Adsense

Adapun kelompok masyarakat yang menyatakan tidak puas berada di angka 36 persen, sementara sisanya tidak memberikan jawaban atau ragu-ragu.

Berdasarkan pertanyaan terbuka (open-ended) untuk menggali alasan di balik penilaian positif publik, program-program kerja pemerintah menjadi alasan yang paling mendominasi.

Baca juga : Survei Index Politica: 70,77 Persen Publik Puas Kinerja Prabowo

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menempati urutan pertama yang paling banyak diapresiasi publik, yakni sebesar 11,1 persen.

Alasan lainnya mencakup kombinasi dari berbagai program pemerintah sebesar 9,2 persen, langkah pemberantasan korupsi sebesar 4 persen, serta berbagai program yang fokus mendukung kesejahteraan petani dan bantuan sosial bagi masyarakat umum.

"Karena pertanyaan yang diberikan bersifat terbuka, responden memiliki kebebasan menyampaikan alasan paling utama menurut pandangan mereka masing-masing," kata Rico.

Selain itu, publik yang menyatakan tidak puas mengemukakan sejumlah sorotan kritis. Masalah pemberantasan korupsi yang dinilai belum maksimal, kondisi perekonomian nasional, kenaikan harga kebutuhan pokok, serta persepsi atas penurunan situasi ekonomi menjadi faktor mendasar yang memicu ketidakpuasan 36 persen responden tersebut.

Elektabilitas Prabowo Unggul Jauh

Selain evaluasi kinerja, Median memotret program pemerintah yang paling disukai masyarakat. Selain Makan Bergizi Gratis (MBG), program Sekolah Rakyat serta program pembukaan lapangan kerja dan kebudayaan juga mendapat persepsi positif yang signifikan dari responden.

Baca juga : Kepuasan Terhadap Kinerja Prabowo-Gibran 79,2 Persen, Indonesia Timur Solid

Sementara dalam pemetaan elektabilitas tokoh kepemimpinan nasional, Median mengukurnya menggunakan dua pendekatan, yakni pertanyaan spontan (top of mind) dan pertanyaan tertutup dengan daftar nama.

Pada simulasi pertanyaan terbuka di mana responden bebas menyebutkan nama tokoh tanpa pilihan yang disediakan, Prabowo menempati urutan tertinggi sebagai figur calon presiden paling populer jika pemilihan digelar saat ini.

Keunggulan serupa terlihat pada simulasi pertanyaan tertutup. Prabowo tetap berada di posisi teratas memimpin persaingan elektoral, disusul sejumlah nama tokoh nasional lainnya dengan selisih jarak elektabilitas yang cukup lebar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense