BREAKING NEWS
 

Ini Kata Kapolsek Pancoran Soal Mayat Yang Hangus Disetrum Gardu Listrik LRT

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Selasa, 1 September 2026 21:53 WIB
Kapolsek Pancoran Kompol Suminto saat memberikan keterangan resmi di lokasi kejadian, Selasa (1/9/2026). Foto: Iman Kurniawan/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tewas di dalam gardu listrik Lintas Raya Terpadu (LRT) Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa (1/9/2026) petang. Pria yang sementara ini dilabeli sebagai Mr X tersebut diduga tewas akibat tersengat aliran listrik bertegangan tinggi saat berupaya mencuri kabel di dalam fasilitas negara tersebut.

Penemuan jenazah ini pertama kali dilaporkan kepada pihak Kepolisian Sektor Pancoran menjelang waktu Maghrib, tepatnya sekitar pukul 17.50 WIB. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, korban diketahui menyusup masuk dari area bawah gardu sebelum akhirnya memanjat naik ke lantai dua yang merupakan titik instalasi listrik bertegangan tinggi.

Baca juga : Mayat di Gardu Listrik Dekat Stasiun LRT Pancoran Sudah Dievakuasi

Polisi mendapati sejumlah barang bukti yang mengarah pada tindak pidana pencurian di sekitar tubuh korban. "Ya, diduga Mr X mau mengambil kabel di gardu listrik tersebut," kata Kapolsek Pancoran Kompol Suminto saat memberikan keterangan resmi di lokasi kejadian, Selasa (1/9/2026).

Adsense

Dugaan pencurian ini semakin kuat setelah aparat menemukan sejumlah perkakas yang sengaja dipersiapkan oleh korban. Suminto merinci bahwa pria nahas itu kedapatan membawa sebuah gergaji besi yang disimpan di dalam sebuah kantong plastik, beserta sebuah topi yang melekat pada korban. 

Baca juga : Heboh! Diduga Ada Mayat di Gardu Listrik Stasiun LRT Pancoran

Di sisi lain, petugas tidak menemukan satu pun kartu identitas seperti KTP di pakaian korban, sehingga identitas aslinya masih menjadi misteri. Terkait kondisi jenazah yang tercium sangat menyengat saat ditemukan, pihak kepolisian menduga hal tersebut bukan disebabkan oleh lamanya waktu kematian. 

Berdasarkan petunjuk awal dan keterangan dari pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN), aroma tajam tersebut diduga muncul seketika sebagai efek dari paparan sengatan listrik bertegangan sangat tinggi yang menghantam tubuh korban saat kejadian.

Baca juga : PLN Pulihkan 11 Gardu Induk Pascagempa M7,7 di Laut Flores

Guna proses penyelidikan lebih lanjut, jenazah pria malang itu langsung dievakuasi dari dalam gardu. Suminto memastikan bahwa jasad korban akan dibawa menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses autopsi secara menyeluruh agar penyebab pasti kematian maupun identitas aslinya dapat terungkap oleh tim forensik.

Proses evakuasi jenazah di lokasi kejadian mengharuskan petugas mematikan sementara aliran listrik pada gardu tersebut demi keamanan dan keselamatan tim di lapangan. Kendati demikian, kepolisian memastikan bahwa pemadaman lokal ini sama sekali tidak mengganggu operasional kereta LRT yang melintas di jalur atas, sehingga perjalanan transportasi publik tersebut tetap berjalan normal. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense