Dark/Light Mode

PLN UIP JBB Beri Tegangan Proyek Rekonfigurasi GITET 500 kV Muara Tawar- Incomer

Kamis, 11 September 2025 19:46 WIB
Tim PLN UIP JBB berfoto bersama mitra kerja usai sukses melakukan energize proyek Rekonfigurasi GITET 500 kV Muara Tawar dan Incomer, Senin (8/9/2025). (Foto: Dok. PLN UIP Jawa Bagian Barat)
Tim PLN UIP JBB berfoto bersama mitra kerja usai sukses melakukan energize proyek Rekonfigurasi GITET 500 kV Muara Tawar dan Incomer, Senin (8/9/2025). (Foto: Dok. PLN UIP Jawa Bagian Barat)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) berhasil melakukan pemberian tegangan (energize) pada proyek Rekonfigurasi Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilovolt (kV) Muara Tawar dan Incomer pada Senin (8/9/2025) pukul 09.32 WIB.

Manager Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 3 (PLN UPP JBB 3) Arrum Rizkiani Nugrahati mengatakan, proyek strategis ini diselesaikan dengan memanfaatkan waktu padam seefisien mungkin di GITET dan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) selama 3,5 hari.

Menurut Arrum dalam waktu terbatas dan padatnya pekerjaan, tim proyek berhasil mengatasi tantangan teknis signifikan, termasuk mengganti sistem pengaman jaringan (teleproteksi) yang sebelumnya rusak menjadi teleproteksi digital dengan jalur komunikasi terpisah.

“Kami menghadapi tantangan besar, terutama terbatasnya izin padam pada konfigurasi SUTET 500 kV," ujar Arrum, dalam keterangan resmi, Kamis (11/9/2025).

Baca juga : Jokowi Yakin Proyek Teras Hutan Kota By Plataran Bisa Tarik Investor Ke IKN

Ia merinci, rekonfigurasi ini mencakup 4 tower transmisi (T.1N, T.2N, T.3N dan T.3AN) dengan panjang total 1,36 kilometer (km), serta pemindahan jalur listrik utama ke instalasi baru di GITET dan Incomer.

Ia menilai, relokasi ini menjadi langkah strategis untuk mendukung penyelesaian SUTET Looping 500 kV Jakarta meliputi Muara Tawar, Bekasi dan Priok yang akan memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Daerah Khusus Jakarta dan sebagian Jawa Barat.

Selain itu, proyek yang mendapat suplai daya dari Pembangkit Listrik Muara Tawar ini melibatkan berbagai unit PLN, antara lain PLN UPP JBB 3, PLN Unit Pelaksana Manajemen Konstruksi 1 (UPMK 1), PLN Pusat Sertifikasi (Pusertif), PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bekasi, PLN UPT Pulogadung, PLN Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Harapan Indah, PLN ULTG Bekasi, serta mitra kerja PT Twink Indonesia dan PT Siemens Indonesia.

Di kesempatan yang sama, General Manager PLN UIP JBB, Yasir menegaskan, proyek ini bagian dari komitmen PLN untuk memperkuat keandalan sistem listrik di pusat ekonomi nasional.

Baca juga : PLN Sukses Beri Tegangan Proyek SKTT 150 kV Priok Barat - Tx.6 Kemayoran Sirkit 1

"Dengan tuntasnya proyek rekonfigurasi ini, konfigurasi sistem transmisi 500 kV Jakarta yang sebelumnya hanya memiliki satu ring kini lebih andal dan memudahkan pemeliharaan jaringan," tuturnya. 

Yasir menambahkan, keberhasilan proyek ini sejalan dengan semangat Hari Pelanggan Nasional (HPN) karena menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi PLN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan keandalan sistem kelistrikan.

"Khususnya, di wilayah Jakarta dan Jawa Barat yang menjadi pusat kegiatan ekonomi nasional," kata Yasir.

Pihaknya berkomitmen, tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dan industri. Apalagi, proyek ini memanfaatkan teknologi dan desain terkini untuk memastikan efisiensi waktu dan kualitas pekerjaan.

Baca juga : Pj. Heru Tinjau Proses Renovasi Gedung Kantor Lurah Palmeriam

"Proyek ini juga mencatat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 61,04 persen, sebagai bukti dukungan bagi penguatan industri nasional,” pungkas Yasir.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.