BREAKING NEWS
 

Tinjau Banjir Bandang Solok, Wapres Perintahkan Akses Segera Dipulihkan

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Jumat, 25 September 2026 19:49 WIB
Wapres Gibran Rakabuming meninjau Jembatan Arosuka yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumbar, Jumat (25/9/2026). Foto: BAMBANG TRISMAWAN/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau sejumlah infrastruktur dan fasilitas publik yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026). Wapres meminta perbaikan akses utama dan layanan publik dipercepat agar mobilitas masyarakat serta distribusi bantuan segera kembali normal.

Dalam peninjauan tersebut, Gibran melihat langsung kondisi sejumlah fasilitas yang terdampak sekaligus memastikan langkah pemulihan dapat segera dilakukan.

"Prioritas sekarang, akses utama harus segera pulih. Kita pastikan jalur yang digunakan masyarakat aman, sehingga mobilitas warga, distribusi bantuan, dan pelayanan pemerintahan bisa kembali berjalan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas," ujar Gibran.

Salah satu lokasi yang ditinjau adalah Jembatan Arosuka, yang menjadi akses penghubung Kota Padang dan Kabupaten Solok. Di lokasi tersebut, Gibran menginstruksikan agar kebutuhan sarana dan prasarana jembatan serta ruas jalan di sekitarnya yang terdampak banjir segera ditangani.

Baca juga : Terima DPP Prajaniti Hindu Indonesia, Wapres Bahas Pemulihan Pascabencana

"Akses utama jalan dan jembatan harus dipulihkan secepat mungkin. Utamakan juga aspek keselamatan warga yang melintas," tegasnya.

Dari infrastruktur penghubung antardaerah, peninjauan berlanjut ke fasilitas pemerintahan. Gibran mengunjungi Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok yang turut terdampak banjir bandang.

Wapres meminta pemerintah daerah melakukan pendataan menyeluruh terhadap fasilitas pemerintahan yang mengalami kerusakan. Pendataan tersebut diperlukan untuk menentukan bentuk penanganan berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensinya.

Adsense

Banjir bandang yang terjadi pada Senin malam (21/9/2026) dilaporkan merusak sedikitnya 12 bangunan perkantoran di wilayah Kabupaten Solok.

Baca juga : Banjir Bandang Solok, Polri Buka Mapolres Jadi Pengungsian

"Untuk fasilitas penyelenggaraan pemerintahan yang terdampak, segera didata, mana yang membutuhkan penanganan darurat, mana yang membutuhkan perbaikan permanen. Hal yang paling penting, pelayanan kepada masyarakat jangan sampai berhenti," pinta Gibran.

Menurut Gibran, pemulihan pascabencana tidak berhenti setelah air surut. Material lumpur, pasir, batu, kayu, hingga longsoran perlu segera dibersihkan agar akses masyarakat dapat kembali terbuka.

Ia juga meminta pemulihan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi, mencakup jalan dan jembatan, kawasan permukiman, lahan pertanian, masjid, fasilitas umum, hingga kantor pemerintahan.

Langkah tersebut dinilai penting agar aktivitas masyarakat, distribusi bantuan, dan pelayanan publik dapat kembali berjalan secara bertahap setelah bencana.

Baca juga : 2 Siswi Asal Karo Pulang Dari RSCM, Wapres Apresiasi Semua Pihak Yang Membantu

Dalam rapat koordinasi penanganan dampak banjir bandang di Posko Utama, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas yang perlu segera ditindaklanjuti dalam tahap pemulihan.

Salah satunya adalah pembangunan sabo dam sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Pemerintah daerah juga mengusulkan perbaikan berbagai fasilitas yang terdampak, termasuk gedung kantor pelayanan publik, sawah, rumah warga, dan masjid.

"Rencana pembangunan sabo dam, ke depan ini penting. Selain itu perbaikan gedung kantor yang berkaitan dengan pelayanan publik, perbaikan sawah, rumah, dan masjid," ujar Jon.

Percepatan penanganan tersebut diharapkan dapat memulihkan akses dan layanan dasar masyarakat sekaligus mendukung kembalinya aktivitas warga secara bertahap setelah banjir bandang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense