BREAKING NEWS
 

Giwo Ajak Masyarakat Terus Cintai Batik

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : FAQIH MUBAROK
Sabtu, 3 Oktober 2026 07:50 WIB
Presiden Federasi Bisnis dan Profesional Wanita Indonesia (BPW Indonesia) Giwo Rubianto Wiyogo. Foto: BPW Indonesia

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Federasi Bisnis dan Profesional Wanita Indonesia (BPW Indonesia) Giwo Rubianto Wiyogo mengajak masyarakat terus mencintai dan menggunakan batik sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya Indonesia.

Ajakan itu disampaikan Giwo dalam momentum Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober. Menurut Giwo, pengakuan UNESCO terhadap batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Takbenda bukan berarti upaya pelestarian dapat berhenti.

Sebaliknya, pengakuan tersebut harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap batik.

Batik Indonesia telah masuk dalam Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity UNESCO sejak 2009. Batik tidak hanya dipandang sebagai teknik pembuatan kain, tetapi juga mencakup pengetahuan, simbolisme, tradisi, serta budaya yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.

"Walaupun batik sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya, kita tetap harus mencintai dan menggunakan batik," ujar Giwo, Jumat (2/10/2026).

Baca juga : Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Dia mengajak masyarakat menjadikan penggunaan batik sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Salah satunya dengan mengenakan batik setidaknya satu hari dalam sepekan.

Menurutnya, kecintaan terhadap batik tidak cukup hanya ditunjukkan melalui peringatan Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober. Batik harus terus digunakan, diperkenalkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

"Minimal satu hari dalam seminggu kita memakai batik. Dengan begitu, kecintaan terhadap batik tidak hanya menjadi simbol pada Hari Batik Nasional, tetapi menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari," katanya.

Adsense

Giwo juga menekankan pentingnya memperkenalkan batik kepada generasi muda. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam memastikan keberlangsungan batik sebagai warisan budaya Indonesia.

Upaya itu dapat dilakukan dengan memperkenalkan beragam motif, filosofi, teknik pembuatan, hingga perkembangan desain batik yang mengikuti perkembangan zaman. "Harus terus kita gaungkan batik kepada generasi muda," ujarnya.

Baca juga : Mengenal Batik di Museum Tekstil

Selain mendorong masyarakat menggunakan batik, Giwo mengingatkan pentingnya memberikan apresiasi kepada para pembatik dan pencanting yang selama ini menjaga keterampilan tersebut tetap hidup.

Dia menilai keberadaan para perajin merupakan bagian penting dari keberlanjutan batik. Karena itu, regenerasi pembatik perlu mendapat perhatian agar keterampilan membuat batik tidak terputus di tengah perkembangan zaman.

"Para pencanting dan pembatik juga harus kita apresiasi. Regenerasi harus terus dilakukan," kata Giwo.

UNESCO mencatat praktik batik telah diwariskan secara turun-temurun dan berkaitan erat dengan identitas budaya masyarakat Indonesia.

Dalam pencatatannya pada 2009, UNESCO juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran serta mendorong generasi muda untuk terus melanjutkan praktik batik.

Baca juga : Belajar Membatik di Hari Batik Nasional

Karena itu, Hari Batik Nasional tidak hanya menjadi momentum untuk mengenakan batik, tetapi juga pengingat mengenai tanggung jawab bersama dalam menjaga ekosistem batik. Mulai dari masyarakat sebagai pengguna hingga para perajin sebagai penjaga keterampilan dan tradisi.

Bagi Giwo, semakin banyak masyarakat mengenakan dan mencintai batik, semakin besar pula ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mengembangkan, dan meneruskan warisan budaya Indonesia tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense