RM.id Rakyat Merdeka - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendukung evaluasi dan koreksi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Muhammadiyah menilai, perbaikan tata kelola, transparansi, serta akurasi data penerima manfaat penting untuk memastikan program berskala nasional tersebut berjalan tepat sasaran.
Dukungan itu disampaikan PP Muhammadiyah melalui Badan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi Muhammadiyah (BPPGM) dalam pertemuan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) di Kantor BGN, Rabu (7/10/2026).
PP Muhammadiyah dalam pertemuan tersebut diwakili Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Hilman Latief.
Pertemuan yang berlangsung sekitar satu setengah jam itu membahas sejumlah perkembangan dan evaluasi pelaksanaan program BGN.
Di antaranya, perbaikan tata kelola dan transparansi, perhitungan ulang insentif, kesiapan Muhammadiyah terhadap skema pelayanan prasmanan, serta penguatan pendataan penerima manfaat.
Baca juga : DPP Gema Bangsa Sambangi PP Muhammadiyah Di Yogyakarta
Muhammadiyah mengapresiasi sejumlah perbaikan yang telah dilakukan BGN, terutama dalam aspek tata kelola dan transparansi.
Pada saat yang sama, Muhammadiyah mendorong agar evaluasi dan koreksi terhadap pelaksanaan MBG terus dibuka.
“Muhammadiyah mendukung setiap perbaikan dan koreksi terhadap Program MBG. Ini bagian dari komitmen kita untuk ikut memastikan program publik berjalan dengan baik, transparan, dan tepat sasaran. Kalau ada yang perlu diperbaiki, ya kita perbaiki bersama,” kata Hilman.
Menurut Hilman, kritik dan evaluasi terhadap program publik tidak seharusnya diposisikan sebagai bentuk penolakan.
Evaluasi justru dibutuhkan untuk memastikan program yang menyangkut kepentingan masyarakat luas dapat terus diperbaiki.
“Program sebesar ini tentu membutuhkan evaluasi. Yang kita lihat bukan hanya programnya berjalan atau tidak, tetapi bagaimana tata kelolanya, transparansinya, dan apakah manfaatnya benar-benar sampai kepada penerima,” ujarnya.
Baca juga : Muhammadiyah Salurkan Infak Salat Jumat untuk Bantu Korban Gempa NTT
Dalam pertemuan tersebut, Muhammadiyah juga menyampaikan kesiapan apabila pelaksanaan MBG membutuhkan penyesuaian skema pelayanan, termasuk sistem prasmanan.
Melalui BPPGM, Muhammadiyah terbuka terhadap berbagai model pelayanan yang dapat diterapkan sesuai kondisi di lapangan.
Bagi Muhammadiyah, model pelayanan harus tetap berorientasi pada kualitas makanan, kebutuhan siswa, serta efektivitas pengelolaan.
“Kami siap kalau memang skemanya perlu prasmanan. Bagi kami, yang paling penting bagaimana anak-anak penerima manfaat mendapatkan makanan yang baik dan bergizi, sementara pengelolaannya juga bisa berjalan dengan rapi,” kata Hilman.
Selain skema pelayanan, pertemuan juga membahas perhitungan ulang insentif. Muhammadiyah menyambut pembahasan tersebut sebagai bagian dari evaluasi untuk menemukan skema yang lebih proporsional dan mendukung keberlanjutan program.
Muhammadiyah dan BGN juga memiliki kesamaan pandangan mengenai pentingnya tracing dan pendataan siswa penerima manfaat secara lebih akurat.
Baca juga : Muhammadiyah Perluas Dukungan Ke Palestina, Bantuan Kemanusiaan Hingga Beasiswa
Pendataan berbasis by name by address dinilai penting untuk memastikan penerima manfaat dapat diidentifikasi secara jelas. Data tersebut juga dapat menjadi dasar dalam melakukan pemantauan, evaluasi, dan perbaikan program.
“Data penerima manfaat ini penting sekali. Kita ingin jelas siapa yang menerima, di mana, dan bagaimana pelayanannya. Kalau datanya by name by address, evaluasinya juga akan lebih mudah dan program bisa lebih tepat sasaran,” ujar Hilman.
Bagi BPPGM, penguatan data merupakan bagian dari pembenahan tata kelola MBG. Dengan data yang lebih akurat, pelaksanaan program diharapkan semakin terukur dan potensi ketidaktepatan sasaran dapat ditekan.
Pertemuan PP Muhammadiyah dan BGN tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi.
Muhammadiyah menegaskan dukungannya terhadap MBG sekaligus mendorong agar setiap evaluasi dan koreksi diterjemahkan menjadi pembenahan konkret dalam tata kelola, transparansi, pelayanan, dan ketepatan sasaran.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.