Dark/Light Mode

Terima World Meditation Foundation

LHKI PP Muhammadiyah Dorong Kolaborasi Perdamaian Lintas Iman Global

Minggu, 3 Mei 2026 17:12 WIB
LHKIPP Muhammadiyah menerima delegasi World Meditation Foundation, di Kantor Pusat PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/5/2026). (Foto: Dok. Muhammadiyah)
LHKIPP Muhammadiyah menerima delegasi World Meditation Foundation, di Kantor Pusat PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/5/2026). (Foto: Dok. Muhammadiyah)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHKI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendorong penguatan kolaborasi perdamaian lintas iman. Hal itu disampaikan saat menerima delegasi World Meditation Foundation, di Kantor Pusat PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/5/2026).

Sekretaris LHKI PP Muhammadiyah, Yayah Khisbiyah, menegaskan pentingnya dialog lintas iman sebagai ruang membangun kesadaran, empati, dan jejaring kemanusiaan di tengah tantangan global.

“Dialog lintas iman perlu terus diperkuat sebagai ruang untuk membangun kesadaran, empati, dan jejaring kemanusiaan,” ujar Yayah.

Kunjungan tersebut diterima Yayah didampingi Wakil Sekretaris LHKI PP Muhammadiyah Fahmi Syahirul Alim, Bendahara LHKI PP Muhammadiyah Puti Hasatusadiyah, serta jajaran LHKI lainnya, yakni Faisal Nurdin dan Dubes Bunyan Saptomo.

Baca juga : Muhammadiyah Dorong Rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri Diumumkan

Yayah juga menyampaikan salam Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir dan Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hubungan Luar Negeri Syafiq A. Mughni kepada delegasi World Meditation Foundation yang dipimpin Ven. Miao Hai.

Dalam kesempatan itu, Yayah mengajak delegasi berkeliling Kantor Pusat PP Muhammadiyah, termasuk mengunjungi Perpustakaan Muhammadiyah dan Masjid At-Tanwir. Masjid tersebut dikenal sebagai bangunan ramah lingkungan dengan pemanfaatan panel surya, pengelolaan air wudhu untuk penyiraman tanaman, serta fasilitas ramah disabilitas.

Pertemuan ini juga dihadiri perwakilan organisasi lintas iman, antara lain Jerry Darmawan dari Permabudhi, Peter Lesmana dari Matakin, Dewi Kanti dari Sunda Wiwitan, Johan Kristantara dari Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), serta Nia Syarifudin dari Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika (ANBTI).

Delegasi World Meditation Foundation memaparkan visi mereka dalam mendorong praktik meditasi berbasis pendekatan ilmiah untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental, memperkuat kesadaran diri, serta menumbuhkan kedamaian batin.

Baca juga : Kapolri: Persatuan Jadi Kunci Menghadapi Dinamika Global

Ven. Miao Hai menyampaikan, meditasi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran, konsentrasi, empati, dan kebijaksanaan. “Di tengah dunia yang semakin kompleks, meditasi dapat menjadi jalan untuk memperkuat kejernihan batin dan kebijaksanaan manusia,” ujarnya.

Sementara itu, Dubes Bunyan Saptomo menjelaskan bahwa dalam tradisi Islam terdapat praktik spiritual yang memiliki kedekatan makna dengan meditasi, yakni dzikir.

“Dzikir tidak hanya dimaknai sebagai pengucapan lafaz tertentu, tetapi juga sebagai latihan kesadaran untuk mengingat Allah, menenangkan hati, mengendalikan diri, serta menghadirkan kejernihan batin dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

LHKI PP Muhammadiyah menyambut pertemuan ini sebagai ruang dialog lintas iman yang hangat dan produktif. Upaya membangun kesadaran, empati, dan perdamaian dinilai sejalan dengan nilai-nilai Islam yang menekankan akhlak mulia, kemaslahatan, dan persaudaraan kemanusiaan.

Baca juga : Transaction Banking BRI Tumbuh Impresif Dorong Penguatan Dana Murah

Di akhir pertemuan, Yayah mendorong seluruh pihak untuk memperkuat jejaring dan menindaklanjuti kolaborasi melalui agenda bersama. “Pertemuan ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui agenda-agenda bersama yang relevan dengan perdamaian, penguatan spiritualitas, dan pembangunan kesadaran kemanusiaan lintas iman,” tuturnya.

Menurut LHKI PP Muhammadiyah, di tengah globalisasi dan berbagai tantangan zaman, dialog lintas agama dan budaya perlu terus diperkuat. Meditasi, dzikir, refleksi, dan penguatan spiritual dinilai dapat menjadi jalan untuk menumbuhkan manusia yang lebih sadar, berempati, dan berkontribusi bagi perdamaian dunia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.