RM.id Rakyat Merdeka - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan permanen operasional dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Tengah. Keputusan ini berdampak pada 4.965 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana mengatakan, penghentian operasional ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Kepala BGN Nomor 63530 Tahun 2026 dan Nomor 63531 Tahun 2026.
Baca juga : Andhyka Muttaqin: Sistem Prasmanan Tak Menyelesaikan Masalah
“Penghentian operasional kedua SPPG tersebut berdampak pada total 4.965 penerima manfaat,” kata Ketut, dalam keterangan persnya, Rabu (14/10/2026).
Dua SPPG yang dihentikan operasionalnya adalah SPPG Kota Semarang Timur Karangturi di Kota Semarang dan SPPG Batang-Batang Bawang di Kabupaten Batang. SPPG Kota Semarang Timur Karangturi dikelola Yayasan Putra Maju Mapan Mandiri dan melayani 2.370 penerima manfaat. Sementara, SPPG Batang-Batang Bawang di Kabupaten Batang dikelola Yayasan Bela Batang Sejahtera dengan 2.595 penerima manfaat.
Baca juga : Irma Suryani Chaniago: Yang Pasti Harganya Tak Lagi Rp 10 Ribu
Ketut menjelaskan, keputusan penghentian permanen didasarkan pada dua pertimbangan. Pertama, kedua SPPG telah berhenti beroperasi selama lebih dari 30 hari tanpa memperoleh rekomendasi untuk kembali beroperasi dari pihak terkait.
Kedua, ditemukan kondisi yang membahayakan kesehatan dan keselamatan lebih dari 500 penerima manfaat. Selain itu, proses pelaporan atas kondisi tersebut berlangsung lebih dari tujuh hari.
Baca juga : Mas Dar Minta Pemda Ikut Sidak Dapur MBG
Untuk memastikan pelayanan MBG tetap berjalan, BGN akan mengalihkan para penerima manfaat ke SPPG terdekat yang memenuhi persyaratan operasional. BGN juga akan memperkuat pemantauan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh SPPG memberikan pelayanan sesuai standar yang berlaku. "Secara transparan serta dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan penerima manfaat,” pungkas Ketut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.