Sebelumnya
Mayjen Sriyanto menambahkan, pendekatan BP-GMN adalah melanjutkan apa yang sudah berjalan. "Kita tidak bergerak dari nol. Yang rusak kita perbaiki, yang baik kita tingkatkan. Kunci keberhasilan ini adalah sinergi seluruh pihak — Pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat," katanya.
Baca juga : Mayjen Sriyanto: 1 Data Gambut-Mangrove untuk Seluruh Pemangku Kepentingan
Kegiatan di Sungsang IV ini menjadi rangkaian lanjutan langkah BP-GMN dalam satu pekan terakhir. Sebelumnya, pada Jumat (30/10/2026), BP-GMN juga melakukan penanaman bambu di lahan gambut terdampak kebakaran di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Baca juga : BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove & Manfaatkan Sampah Lewat Program BRI Peduli
Di saat yang sama, penyempurnaan sistem informasi terintegrasi SAGARA juga sedang difinalisasi untuk memperkuat data dan deteksi dini kerusakan ekosistem gambut dan mangrove di seluruh Indonesia.
Baca juga : Dukung Pelestarian Pesisir, BNM Tanam 2.000 Mangrove Di Jimbaran
Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., M.M., menyambut baik langkah tersebut. Kegiatan penanaman mangrove dihadiri pula oleh unsur TNI, Polri, instansi terkait, serta warga masyarakat setempat. Bersama-sama, para peserta menanam bibit mangrove di pesisir Desa Sungsang IV sebagai awal komitmen bersama menjaga lingkungan sekaligus mendorong kesejahteraan warga pesisir.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.